Dibilang Presiden Keras Kepala, Orang Dekat Prabowo Bandingkan Pengamat dengan Kepala Toko

dana pendidikan untuk mbg
Wakil Kepala MBG, Naniek Sudaryati Deyang, meluruskan informasi di media sosial beredar konten soal dana pendidikan digunakan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Nanik S Deyang/Instagram
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Ada seorang pengamat yang mengatakan jika Presiden Prabowo Subianto adalah sosok yang keras kepala atau kepala batu.

Ungkapan salah satu pengamat itu membuat orang dekat Prabowo tidak terima. Dia pun membandingkan pengamat tersebut dengan seorang kepala toko.

Orang dekat Presiden Prabowo yang dimaksud adalah Naniek Sudaryati Deyang. Dia sekarang ini menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan salah satu komisaris PT Pertamina.

Baca Juga:WFH No, Naik Sepeda OkeArus Balik Lebaran 2026 Hari Ini, Tol Cipali Masih One Way

Sosok yang akrab disapa Deyang ini pun menyebut nama seorang pengamat tersebut. Dia adalah Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Paulus Julius Yunarto Wijaya. Sosok yang akrab disapa Mas Toto adalah Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia.

Menurut Deyang, Presiden Prabowo telah bekerja luar biasa keras dan selalu prorakyat. Namun masih terus dinyinyiri hanya perkara kalah Pilpres. “Sebenarnya tidak masalah karena gimana pun rasa iri, sakit hati dll pasti ada,” tandasnya melalui postingannya di Facebook.

Hanya Deyang menyayangkan kalau iri dan dengki serta sakit hati ini, kemudian menjadi kayu bakar yang digunakan kelompok atau orang tertentu. Ini sebenarnya menjadi sangat tidak produktif.

“Dalam agama Islam kita tidak boleh menipu diri atau bersikap munafik. Kita harus jujur hati. Meski lawan sekalipun kalau punya perbuatan baik ya kita harus katakan baik,” ujarnya.

Menurut Deyang, hidup di dunia itu tak lama. Untuk apa hati terpenuhi oleh rasa benci yang tidak berdampak pada kehidupan.

Kemudian Deyang menyebut nama Yunarto Wijaya. Menurutnya, sebagai pengamat, sosok ini selalu mendukung Joko Widodo. Namun dalam Pilpres lalu kemudian berbalik mendukung Ganjar Pranowo atau PDIP tepatnya.

Sosok Mas Toto itulah yang disebut Deyang pernah mengatakan jika Prabowo batu alias keras kepala, karena tak bisa dikritik programnya. “Saya akan menghargai ucapan Yunanto kalau yang diucapkan itu tanpa pretensi atau tanpa kemunafikan,” ujar Deyang.

Baca Juga:Arus Balik Lebaran Hari Ini, 87 Ribu Kendaraan Lintasi Tol CipaliLalu Lintas Tol Cipali Hari Ini, Ada Beberapa Perlambatan Arah Cirebon

Deyang pun kemudian membandingkan antara Mas Toto dengan seorang kepala toko di Madiun, Jawa Timur. Keduanya sama-sama pemilih Ganjar dan pendukung PDIP.

0 Komentar