RADARCIREBON.ID – Momentum Idul Fitri 1447 H menjadi sarana mempererat tali persaudaraan bagi keluarga besar keturunan Buyut Ki Layaman.
Bertempat di Tajug Gede Rancawungu, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, ratusan anak cucu keturunan sang ulama berkumpul dalam acara halalbihalal dan haul.
Ketua Panitia, Rommy Arief Hidajat SE mengatakan, kegiatan ini sebenarnya rutin dilaksanakan setiap tanggal 8 Syawal ini, menjadi ajang pertemuan lintas generasi.
Baca Juga:WFH No, Naik Sepeda OkeArus Balik Lebaran 2026 Hari Ini, Tol Cipali Masih One Way
Diperkirakan merupakan keturunan generasi ke-5 hingga ke-7 dari garis Buyut Ki Layaman. “Kalau perkiraan, mungkin saya itu keturunan ke-5 atau ke-7 dari Buyut Ki Layaman,” ujar Rommy
Rommy menjelaskan bahwa persebaran keturunan Buyut Ki Layaman saat ini sudah sangat luas, mencakup berbagai kota dan daerah di Indonesia.
Beberapa di antaranya berada di Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Dawuan, Cirebon, hingga ke Bandung dan Arjawinangun.
”Keturunannya tersebar di berbagai kota dan daerah. Ada dari Babakan Ciwaringin, Dawuan, sekitar Cirebon, Bandung, hingga Arjawinangun. Karena Buyut Ki Layaman ini juga memiliki garis keturunan yang menyambung ke leluhur Cirebon, yaitu Pangeran Cakrabuana,” bebernya.
Kegiatan halalbihalal ini , kata Rommy, diharapkan tidak hanya menjadi ajang tatap muka, tetapi juga sebagai upaya menjaga dan melestarikan warisan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan oleh sang leluhur.
”Harapannya tentu untuk mempererat silaturahmi serta melestarikan tradisi yang sudah dilalui oleh Buyut Ki Layaman, baik dari segi tingkah laku maupun ajaran-ajaran kebaikannya,” tandasnya.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak jelas sepanjang acara, mempertegas bahwa meski telah terpisah jarak dan waktu, ikatan kekeluargaan mereka tetap terjaga dengan baik.Acara yang juga dibarengi dengan silaturahmi Halal Bihalal ini merupakan tradisi turun-temurun yang telah terjaga selama hampir 2 abad.
Baca Juga:Arus Balik Lebaran Hari Ini, 87 Ribu Kendaraan Lintasi Tol CipaliLalu Lintas Tol Cipali Hari Ini, Ada Beberapa Perlambatan Arah Cirebon
”Agenda hari ini adalah Haul Syawalan Buyut Kilayaman yang sudah berlangsung hampir dua abad. Ini adalah bentuk pelestarian tradisi keluarga untuk menghormati leluhur kami,” tandas Rommy.
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa Buyut Kilayaman bukan sekadar tokoh keluarga, melainkan seorang ulama yang memberikan kontribusi besar pada masanya. Sosoknya juga dikenal memiliki keterkaitan dengan peristiwa sejarah penting seperti Perang Kedondong.
