RADARCIREBON.ID- Jalur by pass di depan Terminal Harjamukti, Kota Cirebon, dikeluhkan warga selama arus mudik dan balik. Keluhan ini muncul akibat banyaknya bus dan elf yang menaikkan dan menurunkan penumpang di pinggir jalan sehingga menghambat arus lalu lintas di kawasan tersebut.
Kondisi ini semakin diperparah dengan meningkatnya volume kendaraan, saat arus mudik maupun arus balik. Bus yang berhenti di bahu jalan membuat kendaraan di belakang ikut tersendat, bahkan menyebabkan antrean panjang di titik tersebut.
Sebenarnya petugas sudah disiagakan dan sudah sering memberikan imbauan. Tapi, pengendara bus maupun elf masih membandel. Hal itu seperti dikatakan Kasat Lantas Polres Cirebon Kota (Ciko) AKP Ridwan Shandi Maulana melalui KBO Lantas Ipda Johan.
Baca Juga:Jaksa Persidangan Kasus Gedung Setda Kota Cirebon Luruskan soal Barang Bukti, Eksepsi Azis Cs DitolakMulai Hari Ini, Negara Kunci Medsos Anak, Menkomdigi: Ini Hasil Diskusi Panjang
Kata Johan, pihaknya telah menempatkan petugas di Pos Pam Terminal Harjamukti. Di situ, petugas siaga memantau arus lalu lintas di depan terminal. Termasuk mengawasi aktivitas bus maupun elf yang berhenti di pinggir jalan.
Tak hanya sekali, petugas juga sering kali memberikan imbauan kepada pengemudi bus dan elf agar tidak berhenti di pinggir jalan. “Selama arus balik dan mudik, kami siagakan anggota di Pos Pam Terminal Harjamukti untuk mencegah bus maupun elf menaik-turunkan penumpang di pinggir jalan. Sudah kami imbau. Jadi jika kedapatan berhenti, langsung kami tegur dan diminta segera melanjutkan perjalanan,” ujar Johan kepada Radar Cirebon, Minggu (29/3/2026).
Ia juga menegaskan bahwa aktivitas menaik-turunkan penumpang di tepi jalan sangat berpotensi menimbulkan kemacetan. Pasalnya, penumpang yang membawa barang bawaan dalam jumlah banyak membutuhkan waktu lebih lama saat naik dan turun dari bus. “Walaupun hanya hitungan detik, tetap saja bisa menghambat kendaraan lain. Apalagi kalau harus bongkar muat barang dari bagasi,” ujarnya.
Pihak kepolisian mengaku akan terus memberikan imbauan kepada para sopir bus agar mematuhi aturan dan menggunakan area terminal yang telah disediakan demi menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.
Namun demikian, petugas di lapangan masih saja menemukan praktik “kucing-kucingan” antara sopir bus dan petugas. Sejumlah pengemudi bus diketahui memanfaatkan kelengahan petugas untuk tetap menurunkan penumpang di pinggir jalan. Dengan alasan hanya sebentar saja.
