RADARCIREBON.ID – Suku Dayak Bumi Segandu di Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu sedang diliputi duka cita yang mendalam. Takmad, yang merupakan pendiri sekaligus pemimpin spiritual mereka, meninggal dunia.
Keterangan dari Kartini atau Ibu Bule, isteri almarhum Takmad, sosok panutan suku Dayak yang tinggal di Desa Krimun, Kecamatan Losarang ini meninggal dunia pada Sabtu sore, 28 Maret 2026.
Ibu Bule mengungkapkan, suaminya, Takmad, meninggal dunia pada usia lebih dari 100 tahun atau satu abad. Almarhum meninggal dunia setelah lebih satu tahun menderita sakit lumpuh.
Baca Juga:WFH No, Naik Sepeda OkeArus Balik Lebaran 2026 Hari Ini, Tol Cipali Masih One Way
Ketika sang suami meninggal dunia di rumah duka di Desa Krimun, ungkap Ibu Bule, disertai dengan hujan deras dan angin kencang. Seolah alam pun ikut berduka atas meninggalnya orang nomor satu di suku tersebut.
Takmad, atau yang sering disebutkan oleh para pengikutnya dengan nama Ki Takmad Diningrat. memang sosok yang selalu mengajarkan agar hidup selaras dengan alam. Selain itu dia selalu mengajarkan untuk hidup sederhana bagi komunitas Dayak Bumi Segandu.
Takmad merupakan tokoh legendaris Suku Dayak Losarang. Dia pula yang mendirikan komunitas ini sejak tahun 1973.
Dia dikenal sebagai penjaga prinsip hidup sederhana. Juga selalu berprinsip agar selalu selaras dengan alam. Prinsip ini pula yang menjadi ciri khas unik dan dipegang teguh Suku Dayak Losarang.
Sekarang, jenazah almarhum Takmad telah dimakamkan di desa itu. Dia disemayamkan di samping makam istri pertamanya di area Padepokan Suku Dayak Bumi Segandu pada Minggu pagi, 29 Maret 2026.
“Selamat jalan, Pak Takmad. Terima kasih telah mewarnai khazanah budaya Indramayu dengan ajaran kedamaian dan cinta alamnya,” begitu salah satu bunyi ucapan duka cita dari warga Indramayu di media sosial.
Untuk diketahui, ajaran utama Dayak Losarang adalah pendalaman Alam Ngaji Rasa. Konsep ini, menurut Takmad, meneladani tokoh yang ada di pewayangan Jawa.
Baca Juga:Arus Balik Lebaran Hari Ini, 87 Ribu Kendaraan Lintasi Tol CipaliLalu Lintas Tol Cipali Hari Ini, Ada Beberapa Perlambatan Arah Cirebon
Suku ini mengaku sebagai pengikut aliran kebatinan Suku Dayak Hindu Budha Bumi Segandu. Kegiatan spiritual biasanya dipusatkan di Pendopo Padepokan. Di tempat itu pula selalu digelar kegiatan bertapa dan berkumpul anggota komunitas.
