RADARCIREBON.ID – Ini tentu kabar baik bagi lulusan Sekolah Dasar (SD). Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bakal merekrut sebagai tenaga lapangan.
Bukan hanya itu. Sosok yang akrab disapa KDM ini juga akan memberikan gaji yang lumayan besar bagi para lulusan SD yang terpilih. Nilai gaji per bulannya bisa mencapai Rp 4,2 juta.
Masih belum ada penjelasan yang gamblang dan spesifik tentang lulusan yang bakal direkrut itu. Hanya saja orang nomor satu di Jawa Barat itu menyebut, syaratnya harus memiliki ketrampilan di lapangan.
Baca Juga:WFH No, Naik Sepeda OkeArus Balik Lebaran 2026 Hari Ini, Tol Cipali Masih One Way
Dengan ide merekrut lulusan SD tersebut, menjadikan mantan Bupati Purwakarta 2 periode ini selalu membuat langkah yang tak biasa. Langkah merekrut lulusan SD tersebut disampaikan KDM dalam apel pagi di Gedung Sate, Senin 30 Maret 2026.
Mulanya, politisi Partai Gerindra ini dalam apel yang masih di tengah suasana Syawal 1447 Hijriah, hanya menyoroti kelemahan birokrasi. Dia menilai birokrasi yang ada terlalu kaku dan lebih mementingkan gelar dibanding kemampuan teknis di lapangan.
Namun, tiba-tiba sosok nyentrik ini mengungkapkan rencananya membuka rekrutmen besar-besaran untuk tenaga teknis, bahkan bagi tamatan SD. “Banyak doktor di kantor, tapi tidak ada yang bisa memperbaiki lampu jalan,” ujarnya.
Menurut pria yang sering mengenakan pakaian serba putih ini, pemerintah saat ini terlalu terjebak dalam stratifikasi pendidikan, dari S1 hingga S3. Sedangkan pekerjaan teknis seperti perbaikan jalan, irigasi, dan kebersihan justru terbengkalai.
Karenanya pada kesempatan itu KDM mengusulkan pembentukan divisi khusus. Divisi ini yang akan fokus pada kerja nyata di lapangan, tanpa syarat ijazah tinggi.
Bahkan, sebutnya, yang tidak lulus SD pun tetap memiliki peluang yang sama. Tentu syaratnya harus memiliki keterampilan yang dibutuhkan di lapangan.
Menariknya lagi, KDM menjanjikan tenaga teknis ini dengan gaji layak. Bahkan hingga Rp4,2 juta per bulan. Sesuatu yang sangat luar biasa bagi mereka yang hanya lulusan SD.
Baca Juga:Arus Balik Lebaran Hari Ini, 87 Ribu Kendaraan Lintasi Tol CipaliLalu Lintas Tol Cipali Hari Ini, Ada Beberapa Perlambatan Arah Cirebon
Jika ini terjadi, KDM benar-benar telah melakukan revolusi di birokrasi, terutama di Jawa Barat. Walaupun langkah tersebut akan banyak yang pro dan kontra.
