KDM Bakal Rekrut Tenaga Lulusan SD, Ternyata Akan Dipekerjakan di Sektor Ini

kdm rekrut lulusan sd
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bakal merekrut tenaga kerja dari lulusan Sekolah Dasar (SD) untuk disalurkan ke dalam beberapa bidang atau program.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bakal merekrut tenaga kerja dari lulusan Sekolah Dasar (SD). Pertanyaannya, akan di pekerjakan di mana mereka itu?

Sosok yang akrab disebut KDM ini awalnya hanya akan dipekerjakan di lapangan. Karenanya yang dibutuhkan bukan ijazah tetapi pengalaman.

Namun belakangan KDM menyebut jika para lulusan SD yang memiliki keterampilan itu akan disalurkan ke dalam beberapa bidang atau program. Tentu mereka yang memilik keterampilan teknis lapangan di beberapa program tersebut.

Baca Juga:WFH No, Naik Sepeda OkeArus Balik Lebaran 2026 Hari Ini, Tol Cipali Masih One Way

Program yang dimaksud KDM antara lain adalah perbaikan jalan, pengelolaan irigasi, kebersihan lingkungan dan program infrastruktur dasar lainnya.

Menurut mantan Bupati Purwakarta ini, kebijakan ini bukan hanya soal pekerjaan bagi mereka yang hanya tamatan SD. Tapi lebih jauh dari itu. Rekrutmen ini juga sangat terkait dengan soal keadilan sosial.

KDM ingin memastikan jika semua orang, khususnya yang tinggal di Jawa Barat, memiliki kesempatan yang sama untuk bekerja dan hidup layak. Tak peduli mereka hanya tamatan SD atau mereka yang berpendidikan tinggi.

Dengan pendekatan ini, katanya, pemerintah tidak hanya membuka lapangan kerja. Yang terpenting juga bisa mempercepat pembangunan berbasis kebutuhan nyata masyarakat.

Langkah berani ini pun mulai menuai dukungan luas dari berbagai kalangan. Bahkan ada yang menilai jika langkah tersebut merupakan salah satu solusi mengatasi pengangguran di Jawa Barat yang masih tinggi.

Seperti diketahui, kabar menggembirakan datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Gubernur KDM berencana membuka peluang kerja besar-besaran bagi masyarakat, tanpa harus memiliki ijazah tinggi.

Dalam pidatonya di Gedung Sate, Dedi menegaskan bahwa ke depan, Pemprov Jabar akan lebih memprioritaskan tenaga kerja teknis lapangan. Artinya, masyarakat dengan keterampilan praktis, meski hanya lulusan SD, tetap memiliki kesempatan untuk bekerja di sektor pemerintahan.

Baca Juga:Arus Balik Lebaran Hari Ini, 87 Ribu Kendaraan Lintasi Tol CipaliLalu Lintas Tol Cipali Hari Ini, Ada Beberapa Perlambatan Arah Cirebon

Langkah ini dinilai sebagai angin segar bagi masyarakat kecil yang selama ini sulit bersaing karena keterbatasan pendidikan formal. Tak hanya itu, tenaga teknis yang direkrut juga dijanjikan gaji layak, mencapai sekitar Rp4,2 juta per bulan.

0 Komentar