RADARCIREBON.ID – Peringatan Hari Jadi Ke-544 Kabupaten Cirebon dimaknai lebih dari sekadar seremoni. Pemerintah Kabupaten Cirebon memilih menelusuri jejak sejarah sebagai pijakan untuk menentukan arah pembangunan ke depan.
Bupati Cirebon Drs H Imron MAg bersama Wakil Bupati H Agus Kurniawan Budiman dan jajaran Forkopimda melaksanakan kegiatan napak tilas ke sejumlah titik bersejarah di Cirebon.
Kegiatan diawali di Keraton Kasepuhan. Di lokasi tersebut, rombongan menerima paparan dari Sultan Sepuh mengenai asal-usul berdirinya Cirebon.
Baca Juga:Usut Tuntas Kasus Andrie, Kontras Minta Bentuk TGPF Dua Prajurit TNI Gugur dalam Ledakan di Lebanon Selatan, Kemhan Lakukan Koordinasi Intensif
Selanjutnya, rombongan bertolak ke kawasan Gunung Jati untuk berziarah ke makam Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati.
Bupati Imron menegaskan, napak tilas bukan sekadar agenda rutin, melainkan upaya mengingatkan pentingnya sejarah sebagai fondasi pembangunan.
“Dari sejarah kita belajar. Di dalamnya terdapat nilai perjuangan yang harus terus dilanjutkan,” ujar Bupati Imron.
Ia menjelaskan, sejarah Cirebon memberikan gambaran utuh tentang proses terbentuknya daerah, sekaligus menjadi sumber nilai yang harus tetap dijaga di tengah pembangunan modern.
Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada aspek fisik. Nilai budaya, keagamaan, dan kepedulian sosial harus berjalan seiring.
“Pembangunan harus sejalan dengan nilai agama, budaya, serta kepedulian terhadap masyarakat kecil,” tegasnya.
Pemkab Cirebon, lanjut Bupati Imron, berkomitmen meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, tanpa mengesampingkan identitas budaya sebagai fondasi utama.
Baca Juga:Tunjangan DPRD Disetop, BPKAD Kuningan Beberkan Fakta SebenarnyaAngkut Gunungan Sampah di Exit Tol Ciledug, DLH Cirebon Kerahkan Alat Berat dan 29 Truk
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan momentum hari jadi sebagai sarana silaturahmi dan ziarah untuk menghormati jasa para pendiri daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) H Agus Kurniawan Budiman menilai, peringatan hari jadi harus menjadi momentum evaluasi kinerja pemerintah daerah.
“Harus ada peningkatan. Tujuannya jelas, kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, infrastruktur jalan masih menjadi prioritas utama yang akan ditangani secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan.
“Perbaikan jalan akan kami genjot. Targetnya, dalam empat tahun kedepan kondisinya jauh lebih baik,” ujarnya.
Napak tilas ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan simbolik, tetapi menjadi energi baru bagi Kabupaten Cirebon untuk terus berkembang tanpa melupakan sejarah sebagai pijakan. (den/adv)
