Misi Artemis II Diluncurkan Dengan Membawa Empat Awak Pesawat

misi artemis 2
Misi Artemis II Diluncurkan Dengan Membawa Empat Awak Pesawat. Foto: SpaceNews _ radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pada hari Rabu 1 April 2026 kemarin pukul 18.35 ET Roket Launch System (SLS) NASA dan pesawat luar angkasa Orian meluncur dari Kennedy Space menuju bulan.

Peluncuran tersebut dinamakan dengan misi peluncuran Artemis 2 dengan membawa empat awak ke orbit rendah bumi untuk menganalisis kemampuan manusia saat ini dalam menjelajahi ruang angkasa.

Empat awak yang dipilih untuk misi Artemis 2 meliputi komandan Reid Wiseman, pilot Victor Glover, spesialis misi Christina Koch dari NASA, serta spesialis misi Jeremy Hansen dari Badan Antariksa Kanada.

Baca Juga:Perayaan Harjad Ke-544 Kabupaten Cirebon, Wajib Pakaian AdatBurger Aldi Taher Dimana? Ini Lokasi dan Menu Unik Aldi's Burger yang Viral

Peluncuran Artemis II

Diluncurkannya Artemis II didasarkan pada motivasi atas keberhasilan Artemis 1 tanpa awak pada tahun 2022, dan akan melakukan demonstrasi apa saja kemampuan yang dibutuhkan dalam misi luar angkasa yang jauh.

Artemis II merupakan misi peluncuran pertama yang membawa awak di atas roket luar angkasa, untuk memberikan informasi apakah pesawat ruang angkasa bekerja sesuai dengan desainnya dengan membawa awak dalam lingkungan luar angkasa sebenarnya.

Selama peluncuran, empat awak tersebut akan menjalani misi sekitar 10 hari dan akan bekerja sama dengan para ilmuwan di Bumi untuk melakukan penelitian ilmiah guna memberikan infromasi bagi misi penerbangan luar angkasa di masa depan.

Penelitian yang utama adalah berfokus pada kesehatan para awak Artemis II dan informasi tersebut akan memberikan wawasan baru bagi para peneliti NASA.

Wawasan yang belum pernah terjadi sebelumnya mengenai bagaimana luar angkasa memengaruhi tubuh, pikiran, dan perilaku manusia selama perjalanan.

Hasil dari penemuan tersebut akan membantu para peneliti untuk membangun protokol dan membuat langkah-langkah pencegahan di masa depan agar tidak merugikan para awak dalam perjalanan menjalaskan misi mendatang ke permukaan bulan dan Mars.

Selama periode tiga jam, kapsul Orion akan terbang melewati sisi Bulan yang selalu menghadap menjauh dari Bumi dan para awak akan menganalisis dan memotret struktur geologis bulan, seperti kawah tumbukan dan aliran lava purba.

Baca Juga:WFH Swasta Tak Wajib, Hanya AnjuranPaguyuban Nok Nang Dermayu Gelar Halalbihalal dan Santunan, Ini Agendanya!

Artemis II memberikan kesempatan bagi para ilmuwan dan insinyur penerbangan untuk memanfaatkan pengalaman meneliti mereka selama bertahun-tahun dalam pengujian yang telah dilakukan tim bersama-sama.

0 Komentar