INDRAMAYU – Paguyuban Nok Nang Dermayu di bawah binaan Dinas Pariwisata Kabupaten Indramayu, sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Halalbihalal dan program santunan bertajuk “Welas Asih Dermayu”, belum lama ini.
Selain menjadi ajang silaturahmi lintas angkatan, kegiatan ini merupakan manifestasi nyata kepedulian sosial sekaligus dukungan terhadap visi religius Kabupaten Indramayu.
Acara dimulai dengan suasana penuh kehangatan. Anggota Nok-Nang Dermayu dari berbagai generasi berkumpul untuk saling bermaafan dan mempererat ukhuwah Islamiah.
Baca Juga:Terkait WFH, Bupati Lucky Hakim Bersama SKPD akan Kaji Terlebih DahuluPAD Tak Capai Target, Realisasi Pendapatan Kuningan 2025 Hanya 93,5 Persen
Ketua Paguyuban Nok Nang Dermayu, Wanto Prihanto menegaskan, momentum ini sangat krusial bagi soliditas organisasi. Halalbihalal bukan sekadar tradisi, melainkan jembatan silaturahmi antarangkatan untuk memperkuat rasa kekeluargaan dalam tubuh Nok-Nang Dermayu.
“Kegiatan ini selaras dengan program Indramayu REANG, khususnya dalam aspek religius. Dengan mengedepankan nilai-nilai spiritual dan kepedulian, Paguyuban Nok Nang Dermayu berupaya aktif memberikan kontribusi positif bagi kehidupan sosial masyarakat,” ujarnya.
Usai prosesi halalbihalal, rombongan melanjutkan agenda menuju Rumah Yatim Arrahim Abu Hurairah Indramayu. Di sana, mereka menyerahkan bantuan melalui program Welas Asih Dermayu, sebuah inisiatif sosial yang dananya dihimpun secara kolektif dari donasi lintas angkatan.
“Ini adalah langkah nyata kami. Kami ingin menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dengan berbagi bersama adik-adik di panti asuhan. Ini adalah hasil gotong royong seluruh keluarga besar Nok-Nang Dermayu,” kata Wanto.
Ia juga mengungkapkan, kegiatan ini tak hanya bersifat seremonial. Agenda kali ini juga diisi dengan diskusi publik dan internal yang membahas rencana strategis Pemilihan Nok-Nang Dermayu 2026. Diskusi menjadi ruang bagi para anggota untuk merumuskan peran organisasi ke depan, terutama dalam memajukan sektor pariwisata dan pembangunan daerah.
“Kami Paguyuban Nok-Nang Dermayu kembali menegaskan posisinya bukan hanya sebagai duta wisata, tetapi juga sebagai organisasi yang berlandaskan nilai religi dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi,” jelas Wanto. (oni/rls)
