Pengawasan di Ciawigebang, Anggota DPRD Jabar Soroti Dampak Anggaran Kopdes pada Infrastruktur Desa

Anggaran Rutilahu di jabar dipangkas
Program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) bakal dilanjutkan Pemprov Jabar di 2026. Tapi miris, jumlah unit yang digarap bakal berkurang. Ilustrasi: Eep/Radar Cirebon
0 Komentar

KUNINGAN – Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PAN, Toto Suharto SFarm Apt melaksanakan kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan di Desa Lebaksiuh, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan.

Dalam kesempatan tersebut, Toto menyoroti kondisi anggaran desa yang saat ini mengalami penyesuaian, khususnya setelah adanya alokasi untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Ia menyebut, sebelumnya desa kerap menerima bantuan hingga lebih dari Rp1 miliar, namun kini mengalami pengurangan karena sebagian anggaran dialihkan.

“Sekarang banyak kuwu yang bingung karena anggaran untuk pembangunan infrastruktur desa berkurang. Sebagian dialihkan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih,” ujarnya.

Baca Juga:Penyapu Koin Kucing-kucingan, Petugas Gabungan Patroli di Jembatan SewoMengenal Emilia Achmadi, Sosok Ahli Gizi di Balik Transformasi Timnas Indonesia Era John Herdman

Sebagai anggota legislatif, Toto menegaskan pihaknya memiliki fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi. Ia pun mendorong pemerintah desa agar aktif mengusulkan kebutuhan pembangunan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Provinsi.

“Silakan pemerintah desa memasukkan usulan dan aspirasi warga ke SIPD Provinsi. Karena kalau tidak masuk di sana, tidak bisa diproses. Semua harus melalui prosedur dan aturan yang berlaku,”jelasnya.

Menurutnya, keterbatasan anggaran baik di tingkat kabupaten maupun provinsi membuat proses pengawalan menjadi penting. Ia memastikan akan mengawal setiap usulan yang telah masuk dalam Rancangan APBD (RAPBD) Provinsi Jawa Barat agar bisa direalisasikan.

“Kalau sudah masuk RAPBD Provinsi, itu relatif aman. Kami akan terus kawal agar anggaran tersebut benar-benar turun ke desa,” katanya.

Selain menyerap aspirasi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan Toto untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat di daerah pemilihannya. Ia berharap keterwakilan putra daerah dapat memberikan dampak positif bagi percepatan pembangunan di Kuningan.

“Meski pemilu masih lama, saya berharap masyarakat bisa memilih wakil dari Kuningan agar perhatian terhadap daerah ini lebih kuat,” ungkapnya.

Di sisi lain, Toto juga menegaskan pentingnya keberadaan Koperasi Desa Merah Putih sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Ia berharap koperasi tersebut mampu menjaga perputaran ekonomi tetap berada di tingkat lokal.

Baca Juga:Barcelona Siap Lepas Ferran Torres untuk Datangkan Striker AnyarArus Balik Lebaran Dongkrak Penjualan Oleh-oleh di Pantura Indramayu, Omzet Naik hingga 90 Persen

“Kopdes ini diharapkan bisa menyediakan berbagai kebutuhan warga seperti pupuk, gas elpiji, hingga sembako dengan harga lebih terjangkau karena langsung dari pabrik,”jelasnya.

0 Komentar