Perayaan Harjad Ke-544 Kabupaten Cirebon, Wajib Pakaian Adat

Harjad Ke-544 Kabupaten Cirebon
AJAK BANGUN CIREBON: Bupati Cirebon Drs H Imron MAg mengajak seluruh ASN dan elemen masyarakat untuk bersatu membangun Kabupaten Cirebon. Ia mengakui saat ini pemda masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama di sektor infrastruktur jalan. Foto: Deni Hamdani/Radar Cirebon
0 Komentar

Pria yang akrab disapa Jigus itu juga mengakui persoalan infrastruktur, khususnya jalan, masih menjadi pekerjaan rumah. Perbaikan jalan, lanjutnya, akan digenjot secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan.

Terpisah, Kabag Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan pada Sekretariat DPRD Kabupaten Cirebon Agung Gumilang memastikan seluruh rangkaian sidang paripurna telah dipersiapkan secara matang tanpa kendala berarti.

“Secara umum, persiapan sudah selesai. Tidak ada kendala teknis. Mulai dari undangan, humas, keamanan hingga protokol sudah siap,” ujar Agung, Rabu (1/4/2026).

Baca Juga:BBM Tidak Naik sampai Kapan? Dasco: Itu Pemerintah yang TahuBBM Tak Naik tapi Dibatasi, Isu Kenaikan Sempat Bikin SPBU di Kota Cirebon Ramai

Menurutnya, sekitar 400 undangan telah disebar kepada berbagai kalangan. Mulai dari unsur pemerintahan, korporasi, akademisi, hingga organisasi masyarakat seperti LSM, FKKC, ormas, hingga parlemen remaja. “Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, tingkat kehadiran mencapai 90 persen. Kami pun berharap kehadiran Gubernur Jawa Barat dapat terwujud seperti pada perayaan tahun sebelumnya,” terangnya.

Menariknya, kata Agung, tahun ini ada penyesuaian waktu pelaksanaan. Jika biasanya digelar pukul 10.00 pagi, puncak acara kini dimulai pukul 15.00. Meski demikian, format susunan acara tetap dipertahankan. “Lebih dari sekadar seremoni, peringatan Hari Jadi Kabupaten Cirebon kali ini diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi pembangunan,” jelasnya.

Yang membedakan di hari jadi kali ini adalah mengangkat kearifan lokal. Salah satunya melalui pengenalan salam khas Cirebon, Kula Nuun. Kata Agung, salam ini sebagai identitas budaya yang ingin terus dilestarikan.

Selanjutnya, dalam rangkaian acara, pembacaan Babad Cirebon juga akan dikemas lebih modern. Para tamu undangan nantinya dapat mengikuti isi babad melalui tampilan visual bahasa Indonesia, sehingga lebih mudah dipahami, terutama bagi yang tidak menguasai bahasa daerah Cirebon.

“Dengan berbagai inovasi tersebut, Hari Jadi Ke-544 Kabupaten Cirebon diharapkan tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga refleksi sejarah sekaligus pijakan menuju masa depan yang lebih maju,” pungkasnya. (*)

0 Komentar