Muscab PKB Kuningan Ubah Peta Politik: Koalisi Aktivis Muda Jadi Amunisi Baru

PKB Kuningan
RANGKUL AKTIVIS: PKB Kuningan dorong dominasi generasi muda dalam struktur partai, rangkul aktivis lintas organisasi untuk bangun kekuatan politik baru. Foto: Agus panther/radar kuningan 
0 Komentar

KUNINGAN–PKB Kabupaten Kuningan mulai mengubah peta kekuatan politiknya dengan mendorong dominasi generasi muda dalam struktur partai. Melalui Muscab, langkah konsolidasi tak hanya menyasar internal organisasi, tetapi juga membuka ruang besar bagi masuknya aktivis lintas latar belakang.

Di bawah komando H Ujang Kosasih, PKB Kuningan tidak sekadar melakukan restrukturisasi organisasi. Partai ini juga merancang reposisi kekuatan politik dengan merangkul gelombang aktivis muda dari berbagai elemen.

Mengusung tagline Suara Anak Muda untuk Masa Depan Bangsa, PKB Kuningan kini tampil sebagai ruang baru bagi kalangan muda progresif. Sejumlah aktivis muda dari berbagai organisasi seperti PMII, GMNI, IMM, hingga Pemuda Katolik, termasuk eks birokrat dan mantan kader partai lain, mulai bergabung.

Baca Juga:Muscab PKB Kuningan, Ujang Kosasih Beberkan Capaian Kerja Politik Sejak 2009Revitalisasi Tambak Nila di Indramayu untuk Kesejahteraan, Bukan Memiskinkan Petani

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa PKB Kuningan tengah membangun poros politik baru berbasis generasi muda.

Ketua DPC PKB Kuningan H Ujang Kosasih, menegaskan bahwa strategi tersebut merupakan bagian dari agenda besar pembenahan organisasi hingga ke tingkat bawah.

“Seluruh Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) sudah terbentuk dengan total 536 pengurus. Sekitar 60 persen diisi generasi muda. Mereka telah melalui proses kaderisasi, dilantik, dan siap menjadi ujung tombak pemenangan,” ujarnya, Senin (6/4).

Menurutnya, perubahan lanskap politik di Kuningan menuntut pendekatan yang lebih adaptif. Sinergi antara energi aktivis muda dan pengalaman kader senior dinilai menjadi formula strategis untuk memperkuat daya saing partai, khususnya dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.

Ia secara terbuka mengakui bahwa capaian PKB pada pemilu sebelumnya masih belum maksimal. Karena itu, suntikan kekuatan baru ini diarahkan untuk mendongkrak perolehan kursi legislatif, termasuk di daerah pemilihan yang sebelumnya belum optimal.

“Ke depan kita harus lebih cermat dan strategis. Kalau sebelumnya di Dapil Empat baru satu kursi, dengan kekuatan baru ini targetnya harus bisa dua kursi,” tegasnya.

Tak hanya berhenti pada target legislatif, konsolidasi ini juga dibaca sebagai langkah awal PKB dalam menyiapkan pertarungan di level eksekutif. Ujang Kosasih pun tidak menampik peluang tersebut.

0 Komentar