113 Dapur MBG di Kabupaten Majalengka Sudah Kantongi Sertifikat Laik Sanitasi

Ilustrasi dapur MBG
Ilustrasi MBG. (radarcirebon)
0 Komentar

MAJALENGKA – Pemerintah Kabupaten Majalengka terus memperkuat aspek kebersihan dan keamanan pangan dalam Program Makanan Bergizi (MBG). Melalui pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), seluruh fasilitas dapur didorong memenuhi standar higienitas dengan mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Koordinator SPPG Kabupaten Majalengka, Intan Diena Khoerunisa, mengatakan sebagian besar dapur yang telah beroperasi kini sudah tersertifikasi. Dari 139 unit SPPG yang aktif, sebanyak 113 dapur dinyatakan laik higienis setelah melalui verifikasi dinas terkait.

“Dari total 139 yang operasional, 113 sudah terbit SLHS,” ujar Intan.

Baca Juga:Jadwal Persib Vs Bali United: Rekor Sempurna Tuan Rumah Bisa BerlanjutPedagang Kecil Keluhkan Kenaikan Harga Plastik yang Hampir 100 Persen

Ia menjelaskan, penerbitan SLHS dilakukan melalui tahapan penilaian menyeluruh, meliputi kondisi bangunan, sistem sanitasi, hingga pemeriksaan kesehatan tenaga kerja pengolah makanan.

“SLHS tidak langsung terbit, harus melalui penilaian bangunan hingga kesehatan karyawan,” katanya.

Sementara itu, 26 dapur lainnya masih dalam proses pengajuan dan penilaian. Pihaknya mendorong percepatan agar seluruh fasilitas segera memenuhi standar yang ditetapkan.

Pengawasan higienitas dinilai krusial untuk menjamin kualitas makanan yang didistribusikan kepada masyarakat. Program MBG menyasar kelompok rentan, seperti pelajar, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, sehingga keamanan pangan menjadi prioritas.

Hingga kini, program MBG di Kabupaten Majalengka telah menjangkau 364.711 penerima manfaat. Capaian tersebut menunjukkan skala distribusi yang besar dan menuntut konsistensi kualitas pada setiap tahap penyediaan makanan.

Intan menegaskan, pemenuhan standar kebersihan tidak hanya berdampak pada kesehatan penerima manfaat, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap program pemerintah.

“Ke depan, kami berharap seluruh SPPG dapat tersertifikasi untuk menjaga kualitas sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:Bek Persib Tetap Konsentrasi, Tak Mau Gegabah Hitung Peluang JuaraGBI Kalvari Kota Cirebon Gelar Donor Darah dan Pengobatan Gratis

Pemerintah daerah juga terus menambah fasilitas SPPG guna memperluas jangkauan layanan. Dengan percepatan sertifikasi dan pengawasan, program MBG diharapkan berjalan lebih optimal, baik dari sisi distribusi maupun jaminan keamanan pangan. (bae)

0 Komentar