Akhiri Konflik di Teluk, Trump Terima 10 Tuntutan Iran, Amerika Kalah?

negosiasi amerika iran
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menerima 10 poin tuntutan yang diajukan oleh Iran dalam negosiasi yang difasilitasi Pakistan.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Untuk mengakhiri perang di kawasan Teluk, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menerima 10 poin tuntutan yang diajukan oleh Iran.

Apakah persetujuan Trump, tersebut sebagai pertanda jika AS sudah merasa kalah dengan Iran? Atau ada dasar lain, sehingga tiba-tiba Trump menerima 10 poin usulan Iran?

Tidak ada penjelasan secara khusus soal itu. Hanya saja Trump mengatakan 10 poin usulan Iran itu menjadi dasar yang layak untuk dibahas dalam negosiasi yang dijadwalkan berlangsung di Pakistan.

Baca Juga:Geger Meteor di Lampung, Kilatan Cahaya Ternyata Sampah AntariksaMomen Langka! Astronaut Artemis II Selfie dengan Bumi Pakai Kamera Depan iPhone 17 Pro Max

“Kami menerima proposal 10 poin dari Iran dan yakin bahwa ini adalah dasar yang layak untuk bernegosiasi,” kata Trump.

Seperti diberitakan Sputnik, Trump telah mengumumkan gencatan senjata dengan Iran selama 2 minggu, pada Selasa, 7 Maret 2026. Selama masa gencatan senjata, kedua negara itu akan melangsungkan pertemuan di Pakistan.

Walaupun tidak mengakui kekalahannya terhadap Iran, namun Trump telah menyepakati hampir seluruh inti perselisihan kedua negara itu di masa lalu.

Tinggal waktu 2 minggu ini, kedua negara untuk mengesahkan kesepakatan damai. Jika tidak ada aral, maka maka perjanjian tersebut akan berlaku efektif.

“Atas nama Amerika Serikat, sebagai Presiden, dan juga mewakili negara-negara Timur Tengah, merupakan suatu kehormatan untuk melihat masalah jangka panjang ini hampir terselesaikan,” ungkap Trump.

Dalam mengumumkan gencatan senjata yang akan berlangsung 2 pekan, Trump menegaskan, berlaku bagi keduanya. AS dan Iran harus menghentikan serangan.

Menurut orang nomor satu di AS itu, gencatan senjata itu diumumkan setelah dia berkomunikasi dengan para petinggi Pakistan. Padahal Trump sudah berencana menyerang Iran secara besar-besaran.

Baca Juga:Duduk Perkara Warga Puri Cirebon Lestari Protes dan Minta Tutup TPS KecomberanWarga Puri Cirebon Lestari Protes, Sampah di TPS Kecomberan Tak Diangkut sejak Lebaran

Diungkapkan Trump, Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Marsekal Lapangan Asim Munir dari Pakistan, memintanya untuk menahan diri. “Mereka meminta saya untuk menahan penggunaan kekuatan destruktif, yang dikirim malam ini ke Iran,” ungkapnya.

Dia pun menyetujui permintaan dua tokoh dari Pakistan tersebut. Tentu dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui pembukaan Selat Hormuz secara menyeluruh, segera, dan aman.

“Saya setuju untuk menangguhkan pengeboman dan serangan terhadap Iran selama 2 minggu. Ini akan menjadi gencatan senjata dua arah,” tulis Trump di Truth Social.

0 Komentar