RADARCIREBON.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cirebon menyiapkan sekitar 9,4 ton beras untuk didistribusikan kepada amil di tingkat kelurahan dan kecamatan. Beras tersebut merupakan bagian dari hasil penghimpunan zakat pasca Idul Fitri.
Pantauan di kantor Baznas Kota Cirebon, terlihat tumpukan beras yang telah dikemas dalam paket masing-masing 5 kilogram.
Komisioner Baznas Kota Cirebon, Hasan Sadili, mengatakan beras tersebut merupakan hak amil yang selama ini terlibat dalam proses penghimpunan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Baca Juga:Jaminan Perlindungan Pasukan Perdamaian Kasus Amsal Sitepu Seharusnya Bukan Masalah Hukum
“Beras ini merupakan hak para amil dari tiap UPZ yang didistribusikan di setiap kecamatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penghimpunan zakat dilakukan secara berjenjang, mulai dari UPZ di masjid dan mushala, kemudian dilaporkan ke tingkat kelurahan, kecamatan, hingga ke Baznas kota.
“Amil di tingkat kelurahan dan kecamatan turut berperan dalam proses penghimpunan, sehingga mereka juga memiliki hak dari hasil tersebut,” katanya.
Hasan menambahkan, beras yang semula dikumpulkan dalam karung besar kini telah ditimbang ulang dan dikemas menjadi paket 5 kilogram untuk memudahkan penyaluran.
Meski stok telah siap, Baznas masih akan menggelar rapat pimpinan untuk menentukan skema dan nama program distribusi.
“Distribusi akan dilakukan bersama pihak kelurahan dan kecamatan dalam bentuk program kegiatan. Nama program masih menunggu hasil rapat pimpinan,” ujarnya.
Ia memastikan penyaluran akan dilakukan sesuai ketentuan syariat dan menyasar pihak yang berhak menerima, dengan melibatkan aparatur setempat agar lebih tepat sasaran.
Baca Juga:Sudah 40 Pesen, Pembangunan Kopdes Merah Putih Cipanas Dikebut Soroti Dugaan Setoran Kasus, Mahfud MD Menilai Kesalahan Penyelidikan Fatal dan Berpotensi Menyimpang
Saat ini, data jumlah paket per kecamatan telah dihimpun dan tengah dalam proses rekapitulasi akhir sebelum disalurkan secara serentak. (abd)
