RADARCIREBON.ID – UEFA resmi menunjuk wasit asal Rumania, Istvan Kovacs, untuk memimpin pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions antara Barcelona vs Atletico Madrid. Penunjukan ini langsung menarik perhatian karena rekam jejaknya bersama kedua tim tersebut.
Publik tentu berharap laga besar ini dapat berlangsung lancar tanpa kontroversi yang melibatkan keputusan sang wasit. Media Spanyol, Marca, melaporkan bahwa Kovacs akan memimpin pertandingan penting ini di tengah meningkatnya tensi setelah duel panas di kompetisi domestik.
Dalam menjalankan tugasnya, ia akan dibantu oleh wasit asal Jerman, Christian Dingert, yang bertugas mengoperasikan VAR.
Baca Juga:Prediksi Sporting Lisbon vs Arsenal di Liga Champions: Duel MantanLeeds United Melaju ke Semifinal Piala FA Usai Singkirkan West Ham United, Akhiri Penantian 39 Tahun
Bagi Atletico Madrid, sosok Kovacs kerap dianggap membawa kenangan buruk. Los Rojiblancos tercatat belum pernah meraih kemenangan dalam pertandingan yang dipimpinnya. Pada musim ini, misalnya, saat bermain imbang 1-1 di Istanbul, Kovacs mengeluarkan tujuh kartu kuning, dengan empat di antaranya diberikan kepada pemain Atletico.
Hubungan Atletico dengan Kovacs juga sempat memanas pada ajang Piala Dunia Antarklub, ketika mereka kalah dari Paris Saint-Germain. Pelatih Diego Simeone saat itu mengungkapkan kekecewaannya terhadap sejumlah keputusan di lapangan.
“Saya lelah membahas hal yang sama. Jika terus diulang, kita akan terlihat seperti korban, dan saya tidak merasa demikian. Kami menghadapi tim yang lebih baik, tetapi detail keputusan di lapangan sangat terasa,” ujarnya.
Kapten tim, Koke, juga menyuarakan kritik serupa. Ia menilai beberapa keputusan kecil justru lebih menguntungkan pihak lawan, termasuk gol Atletico yang dianulir dalam laga tersebut.
Meski menuai kritik, UEFA tetap memberikan kepercayaan kepada Kovacs. Sepanjang musim ini, ia telah memimpin enam pertandingan Liga Champions, termasuk laga antara PSG dan Monaco. Ia juga dipercaya menjadi wasit pada final Liga Champions saat PSG mengalahkan Inter Milan untuk meraih gelar perdana mereka.
Namun, catatan statistik menunjukkan hal menarik bagi kedua tim. Barcelona pernah mengalami kekalahan telak 1-4 di kandang sendiri saat menghadapi PSG di bawah kepemimpinan Kovacs. Selain itu, ia juga memimpin laga Barcelona melawan Napoli di Liga Europa yang berakhir imbang 1-1.
