RADARCIREBON.ID – Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Kadini, menyampaikan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP mulai diaksanakan hari ini, Senin, 6 April 2026.
Pelaksanaan ini dilakukan secara serentak di berbagai Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Cirebon.
Sementara itu, untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), pelaksanaan TKA dijadwalkan berlangsung pada 20 hingga 30 April 2026.
Baca Juga:Geger Meteor di Lampung, Kilatan Cahaya Ternyata Sampah AntariksaMomen Langka! Astronaut Artemis II Selfie dengan Bumi Pakai Kamera Depan iPhone 17 Pro Max
Program ini menjadi langkah awal dalam mengukur kemampuan akademik siswa di tingkat dasar dan menengah pertama.
Pelaksanaan TKA dibagi menjadi dua gelombang, yaknik gelombang 1 dan gelombang 2, yang berlangsung dari 6 hingga 16 April 2026.
Beberapa sekolah sudah mulai melaksanakan TKA gelombang pertama, salah satunya SMP Negeri 2 Kota Cirebon.
Pembagian dilakukan karena ketebatasan sarana dan prasarana, seperti jumlah komputer dan laptop yang belum memadai jika digunakan secara bersamaan oleh seluruh siswa.
“Pelaksanaan dibagi menjadi dua gelombang karena keterbatasan sarana seperti laptop dan komputer, sehingga tidak memungkinkan dilakukan sekaligus,” ujar Kadini, kepada radarcirebon.id.
Selain dibagi menjadi gelombang, pelaksanaan TKA juga terbagi menjadi dua sesi dalam satu hari.Sesi pertama dimulai pukul 07.00 WIB sedangkan sesi kedua dimulai pukul 09.15 WIB.
Dengan pembagian waktu tersebut, seluruh rangkaian ujian dapat diselesaikan sebelum waktu dzuhur atau tengah hari, sehingga tidak mengganggu aktifitas lainnya.
Baca Juga:Duduk Perkara Warga Puri Cirebon Lestari Protes dan Minta Tutup TPS KecomberanWarga Puri Cirebon Lestari Protes, Sampah di TPS Kecomberan Tak Diangkut sejak Lebaran
Kadini menjelaskan bahwa tujuan utama pelaksanaan TKA ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kemampuan akademik siswa, baik di tingkat SMP maupun SD.
“TKA ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan akademik anak-anak,” jelasnya.
Namun, ia menegaskan bahwa untuk saat ini, hasil TKA belum dijadikan sebagai indikator utama dalam proses masuk ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).
Pelaksanaan TKA tahun 2026 ini merupakan tahap awal atau uji coba, kebijakan ke depan masih belum dipastikan karena bergantung pada keputusan dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
“Untuk saat ini TKA masih tahap uji coba, kebijakan ke depan bisa saja berubah, tergantung dari pusat, provinsi, atau gubernur,” tambah Kadini.
Ia juga menyebutkan bahwa kemungkinan TKA akan terus dilanjutkan di tahun-tahun berikutnya, namun hal tersebut masih menunggu kebijakan resmi.
