RADARCIREBON.ID- Pemkab Cirebon mulai memantapkan langkah menjelang pemberangkatan haji 2026. Rapat koordinasi digelar di Kantor Bupati, Rabu (8/4/2026), dipimpin Sekda Hendra Nirmala. Rakor itu diikuti sejumlah perangkat daerah, kepolisian, dan instansi terkait lainnya.
Dalam rapat tersebut, Hendra menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan haji tidak bisa hanya ditopang satu pihak. Semua unsur harus bergerak bersama agar proses keberangkatan berjalan tertib, aman, dan nyaman. “Sinergi ini jadi kunci. Kita ingin jamaah berangkat dalam kondisi terbaik, tanpa kendala berarti,” ujarnya.
Sejumlah sektor teknis mendapat perhatian khusus. Dinas Perhubungan diminta memastikan kesiapan armada, mulai dari kelayakan kendaraan hingga ketepatan jadwal. Di sisi lain, Dinas Kesehatan masih menuntaskan vaksinasi sekaligus memastikan seluruh jamaah memenuhi syarat kesehatan.
Baca Juga:Jembatan Rel Kalibaru Dibongkar, Pekerjaan Terhenti, Sisa Material Masih Tenggelam di SungaiPenerapan Sekolah Lima Hari Sekolah di Kota Cirebon, Jadwal Dirombak, Anak Makan Siang di Sekolah
Sorotan juga diberikan kepada jamaah lanjut usia (lansia) yang jumlahnya cukup besar. Sekda Hendra pun meminta pendampingan dilakukan secara optimal dan profesional. “Jamaah lansia harus jadi prioritas. Pendampingan tidak boleh asal-asalan,” tegasnya.
Dari sisi keamanan, koordinasi lintas instansi diperkuat. Kepolisian, TNI, Dishub, hingga Satpol PP diminta terlibat dalam pengamanan, termasuk sterilisasi area pemberangkatan dan pengawalan jamaah. Skema pengamanan pun diminta disusun berbasis data agar lebih terukur.
Tak hanya itu, fasilitas pendukung lainnya juga ikut disiapkan. Dinas Lingkungan Hidup dan PDAM ditugaskan memastikan ketersediaan air bersih, sanitasi, serta kebersihan lingkungan di titik keberangkatan.
Masih pada kesempatan yang sama, Kabag Kesra Setda Kabupaten Cirebon Soleh Mustofa memastikan seluruh skenario teknis telah disiapkan. Mulai pemberangkatan hingga pemulangan jamaah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. “Insya Allah semua berjalan sesuai rencana,” katanya.
Tahun ini, Kabupaten Cirebon memberangkatkan lima kloter penuh. Sementara satu kloter terakhir diisi gabungan sekitar 192 jamaah dari sejumlah daerah. Pelepasan dijadwalkan dihadiri Bupati, Wakil Bupati, serta Forkopimda.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Cirebon Mualim Tamim menyebut jumlah jamaah asal Kabupaten Cirebon mencapai 2.576 orang. Angka itu sedikit meningkat dari kuota awal 2.568 jamaah.
