RADARCIREBON.ID – SMA Santa Maria 1 Cirebon bekerja sama dengan Politeknik Pariwisata Prima Internasional menggelar Workshop Leadership Program di kampus Politeknik Pariwisata Prima Internasional.
Kepala SMA Santa Maria 1 Cirebon, Andriana Ratna Winastiningsih, mengatakan kegiatan ini bertujuan membekali siswa, khususnya kelas XII, dalam meningkatkan kepercayaan diri, terutama di bidang public speaking.
“Program ini merupakan bagian dari agenda tahunan sekolah untuk memberikan pembekalan kepada siswa tingkat akhir, agar lebih percaya diri dan kreatif dalam mengembangkan diri,” ujarnya.
Baca Juga:Jaminan Perlindungan Pasukan Perdamaian Kasus Amsal Sitepu Seharusnya Bukan Masalah Hukum
Ia menjelaskan, materi yang diberikan meliputi pelatihan public speaking dan demonstrasi memasak. Kedua materi tersebut diharapkan mampu mendukung pengembangan soft skills siswa, baik untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja.
Menurut Ratna, pelatihan public speaking bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi, sedangkan demo memasak mendorong kreativitas serta sikap profesional siswa.
“Kami berharap siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan yang mumpuni,” katanya.
Ia menambahkan, kerja sama dengan Politeknik Pariwisata Prima Internasional telah memasuki tahun kedua dan menjadi bagian dari kolaborasi rutin dengan perguruan tinggi.
Sementara itu, Humas Politeknik Pariwisata Prima Internasional, Rizky Najmuddin, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri.
“Kegiatan meliputi seminar public speaking dan workshop kreasi donat, yang disesuaikan dengan tren di kalangan generasi muda,” ujarnya.
Dalam workshop kuliner, siswa tidak hanya belajar membuat donat, tetapi juga teknik menghias hingga menyusun buket donat yang memiliki nilai estetika dan jual.
Rizky menambahkan, pelatihan tersebut juga bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa.
Baca Juga:Sudah 40 Pesen, Pembangunan Kopdes Merah Putih Cipanas Dikebut Soroti Dugaan Setoran Kasus, Mahfud MD Menilai Kesalahan Penyelidikan Fatal dan Berpotensi Menyimpang
“Kami ingin siswa memiliki keterampilan yang bisa menjadi peluang usaha, salah satunya melalui produk donat dengan nilai jual,” katanya.
Ia menyebutkan, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program tahun sebelumnya yang juga berfokus pada keterampilan baking. Melalui kombinasi pelatihan teknis dan komunikasi, diharapkan siswa memiliki keseimbangan antara hard skill dan soft skill. (abd/adv)
