Tidak hanya masyarakat umum, kelompok penyandang disabilitas juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan program tersebut.
“Kami ingin meyakinkan seluruh masyarakat bahwa inklusi keuangan harus bisa diakses oleh semua pihak. Karena itu, dalam kegiatan ini kami juga melibatkan teman-teman penyandang disabilitas sebagai bentuk kepedulian OJK, Bank Indonesia, dan pemerintah daerah,” jelasnya.
Untuk menyemarakkan BIK 2026, OJK Cirebon juga menghadirkan sejumlah kegiatan. Mulai dari berbagai kompetisi, talkshow literasi keuangan, pameran lembaga jasa keuangan, hingga pameran sektor perumahan dan otomotif.
Baca Juga:Wakil Bupati Cirebon Jigus Dorong Santri Kuasai Teknologi, Akhlak Tetap Jadi PeganganSiswa Belajar Agama hingga Jadi Koki Cilik, SD Negeri 1 Kedawung Gelar Kegiatan ICKS 2026
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkenalkan beragam produk dan layanan keuangan kepada masyarakat.
Di sisi lain, kehadiran berbagai pameran diharapkan mampu meningkatkan transaksi serta menggerakkan aktivitas ekonomi di wilayah Ciayumajakuning.
Agus berharap, momentum Bulan Inklusi Keuangan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa keuangan. (den/adv)
