7 Bacaan Dzikir Setelah Shalat Fardhu Sesuai Sunnah, Mudah Diamalkan

RADARCIREBON.ID – Bacaan dzikir setelah shalat fardhu sesuai sunnah, merupakan bacaan yang selalu rutin diamalkan oleh setiap muslim setelah selesai melaksanakan ibadah sholat fardhu.

Di dalam bacaan dzikir setelah shalat fardhu sesuai sunnah, banyak sekali manfaatnya bagi kita yang mengerjakannya.

Mengingat bacaan dzikir setelah shalat fardhu akan menguatkan seorang muslim dalam ibadah, hati akan terasa tenang dan mudah mendapatkan pertolongan Allah SWT.

Adapun bacaan dzikir setelah shalat fardhu sesuai sunnah ada 7 poin yang harus kita amalkan sehingga kita akan selalu mendapat perlindungan dari Allah SWT.

Baca juga: Bacaan Dzikir Pagi dan Petang Sesuai Sunnah, Penting Untuk Dibaca Setiap Hari

Sebagai umat Islam, selain melaksanakan ibadah yang wajib juga perlu melaksanakan yang sunnah.

Sebab, ibadah sunah seperti bacaan dzikir setelah shalat fardhu juga memberikan berkah dan pahala.

Bacaan Dzikir Setelah Shalat Fardhu

1. Istighfar

Istighfar adalah penghapus dosa, karena itu amalkan bacaan dzikir setelah shalat fardhu dengan membaca sebagai berikut:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ (3x)

اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ

Astagh-firullah 3x

Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikrom.
Artinya:

“Aku minta ampun kepada Allah,” (3x).

“Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dariMu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.”

Baca juga: Pasien RSD Gunung Jati Kota Cirebon Didominasi dari Daerah Tetangga, Ini Jumlah Pastinya

2. Memohon Ampun

Bacaan dzikir setelah shalat fardhu lainnya adalah memohon ampunan kepada Allah SWT. Amalkan bacaan dzikir setelah shalat fardhu berikut ini.

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.

Allahumma laa maani’a limaa a’thoyta wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu.
Artinya:

“Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya puji dan bagi-Nya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya yang menyelamatkan dari siksaan). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan.”

Komentar