Angka Stunting Turun, Sekarang Jadi 12 Persen

BERIKAN PMT: Puskesmas Majasem bekerja sama dengan DPC Persagi Kota Cirebon memberikan PMT kepada Bblita di RW 8 Majasem dalam rangka menurunkan stunting. --FOTO: abdullah/radar cirebon
BERIKAN PMT: Puskesmas Majasem bekerja sama dengan DPC Persagi Kota Cirebon memberikan PMT kepada Bblita di RW 8 Majasem dalam rangka menurunkan stunting. --FOTO: abdullah/radar cirebon
0 Komentar

CIREBON, RadarCirebon.id – Pemerintah bertekad menurunkan angka stunting  di Kota Cirebon. Ini mendapatkan respons dalam mencegah stunting.

Dinas Kesehatan (Dinkes) melalui Puskesmas Majasem Kota Cirebon turun ke lapangan cegah stunting, memberikan penyuluhan gizi seimbang, pembagian PMT (pemberian makanan tambahan), hingga membagikan doorprize di RW 8 Majasem, Kelurahan Karya Mulya, Kecamatan Kesambi.

Pencegahan stunting ini, dihadiri langsung Kepala Puskesmas Majasem Dr Suhandri Nurhidayat, dua orang nutrisionis Puskesmas Majasem yang juga pengurus Persagi (Persatuan Ahli Gizi Indonesia) Kota Cirebon.

Baca Juga:Biaya Haji 2023 Bisa Turun, Ini Penjelasan Kepala Kemenag Kota CirebonPENTING! KPU Kota Cirebon Diingatkan Segera Kirim Surat ke Pemkot

Mereka yaitu Rindu Mulyantika SKM dan Gennisa Sri Winandi AMd Gz. Hadir pula DPC Persagi Kota Cirebon dan UPT Puskesmas Majasem. Mereka kompak mencegah stunting.

Rindu Mulyantika mengatakan, kehadirannya dalam rangka memberikan penyuluhan gizi balita kepada ibu-ibu. Penyuluhan ini bagian dari upaya Persagi Kota Cirebon dalam membantu pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dan Puskesmas Majasem, yakni menekan angka stunting di wilayah kerja Puskesmas Majasem.

Karena, angka stunting balita dari tahun sebelumnya sekitar 16 persen, berkat kerja keras tim dari puskesmas dan nutrisionis, sehingga perlahan turun menjadi 12 persen. “Alhamdulillah data stunting di wilayah kerja Puskesmas Majasem dari sebelumnya 16 persen tahun lalu, sekarang turun menjadi 12,1 persen,” kata Rindu.

Penyuluhan gizi dan pemberian PMT kepada balita, dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional ke-63 berupa penyuluhan gizi dan pemberian telor sebagai sumber protein hewani untuk balita.

Apalagi, tema HGN ke-63 ini adalah; “Isi Piringku Kini Kaya Protein Hewani Cegah Stunting”.

Pihaknya mengajak orang tua untuk memberikan makanan mengandung banyak protein hewani kepada balitanya. Manfaat protein hewani ini supaya lebih sehat sehingga balita tidak mengalami stunting.

Rindu menegaskan, stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan dan perkembangan balita. Hal ini disebabkan kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, dengan ditandai tinggi atau panjang badan anak di bawah standar yang telah ditetapkan oleh menteri kesehatan.

0 Komentar