Beli dari Keraton, Belum Dapat Ganti Rugi

pascasarjana-iain-ditutup-batu
Akses masuk Gedung Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati ditimbuh material batu dan dipasangi spanduk dijual, Senin (2/11). Foto: Okri Riyana/Radar Cirebon
0 Komentar

ASET tanah di gerbang masuk Kampus Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati tengah jadi sorotan. Aksi blokir akses dengan batu berukuran besar menuai perhatian. Apalagi dipasangi spanduk yang bertuliskan aset seluas 2 ribu meter persegi itu dijual.
Sampai kemarin, baik pihak IAIN Syekh Nurjati maupun dari pihak Drs M Muharram MPd tak bersedia memberikan keterangan apapun.
Namun, seorang sumber Radar Cirebon menyebutkan bahwa lahan yang dimaksud berada di sekitar gerbang, yang berbatasan langsung dengan SLB Pancaran Kasih hingga SD Negeri Karang Yuda. Kemudian mengarah ke Pos Satpam Pascasarjana.
Sejak tahun 2008, saat STAIN Cirebon, (nama IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebelum beralih status) membangun gedung Pascasarjana, pihak Drs Muharram MPd sebagai pemilik lahan belum menerima sepeserpun kompensasi.
Berdasarkan sumber yang sama pula, Drs  H M Muharram MPd yang mengklaim sebagai pemilik lahan tersebut memiliki bukti-bukti atas kepemilikan lahan tersebut. Yakni surat pembebasan lahan dari pihak keraton.
Di spanduk penjualan tanah juga dituliskan SPH Nomor: 004/THTT-SPH/SSXIV/II/2015. Melihat nomor suratnya, merujuk pada akronim SSXIV yang merupakan Alrmarhum Sultan Sepuh XIV. Dan dikeluarkan pada tahun 2015.
Namun klaim ini juga dibantah Perusahaan Daerah Pembangunan (PDP) yang menyebutkan bahwa aset tersebut berstatus tanah negara, tetapi milik PDP.
Sementara Saat Radar Cirebon menghubungi kontak yang berada di spanduk tersebut, pihak yang menjadi orang yang dikuasakan oleh pemilik, yakni Drs  H M Muharram MPd mengakui memasang banner tersebut. Kendati begitu ia tak mau menjelaskanya secara gamblang. “Tunggu 2-3 hari ya,” ungkap pria yang mengaku bernama Adi tersebut.
Sumber Radar Cirebon menyebutkan, bila tak kunjung ada tanggapan dari pihak IAIN Sykeh Nurjati Cirebon, pihak Drs H M Muharram berencana akan melakukan upaya lainya. Yakni pemasangan portal atau pondasi di lokasi. (awr)

0 Komentar