Cap Go Meh Cirebon Benar-benar Meriah, Warga: Sampe Gak Bisa Jalan

cap-go-meh
Kirab Cap Go Meh Cirebon, Minggu (5/2/2023). Foto: Ade Gustiana/Radar Cirebon.
0 Komentar

CIREBON, RADARCIREBON.ID- Pawai atau kirab Cap Go Meh Cirebon benar-benar meriah. Lalu lintas di pertigaan Gedung BAT sesak, Minggu siang (5/2/2023).

Pengendara dan pejalan kaki ketumplek di kawasan Kota Tua itu. Ramai. Meriah. Meriah dengan kirab Cap Go Meh Cirebon.

Cap Go Meh Cirebon berlangsung sukses. Kirab budaya lokal dan Tionghoa tercermin dari keberagaman iring-iringan yang ditampilkan.

Baca Juga:DUDUK MANIS! SIM Dikirim ke Rumah, Yuk Cek Cara Perpanjang SIM Jalur OnlineJANGAN SAMPAI SALAH! Cap Go Meh Cirebon Diawali dari Vihara Dewi Welas Asih, Bisa Masuk lewat Sini

Seperti yang sudah-sudah, keraton di Cirebon ikut ambil bagian dalam hajat warga Tionghoa ini. Yaitu dengan menampilkan iring-iringan abdi dalem. Serta atribut kekeratonan lainnya.

Liong warna hijau yang tampil di pembukaan Festival Pecinan di Taman Kebumen tak kalah memukau.

Dilihat ribuan pasang mata penonton dari berbagai daerah di Cirebon dan sekitarnya.

Pengendara motor dan mobil -saat iring-iringan berlangsung- terpaksa berhenti. Sejenak. Sekitar 30 menit. Macet parah.

Selama itu, dari mereka memilih menikmati. Menonton sambil mengabadikan arak-arakan dengan kamera ponsel.

“Ngga bisa jalan, macet. Mending sekalian nonton (arak-arakan kirab budaya Cap Go Meh, red),” ucap Iyos, pengendara mobil yang ditemui di sekitar jalan itu.

Begitu desak-desakan, seorang remaja putri terpantau lemas. Hampir pingsan. Ia dituntun 2 orang teman dan seorang petugas Dinas Perhubungan.

Baca Juga:Cap Go Meh Cirebon: Ada Atraksi 6 Barongsai, 2 Liong, 10 Joli, Dewi Kwan Im, Sun Go Kong, dan…Nikita Mirzani Urusan Lagi dengan Polisi, Nomor Tengku Zanzabella Disebar saat Live Streaming

Panitia Cap Go Meh Cirebon membagikan air mineral dalam kemasan gelas. Gratis. Banyak diminati penonton untuk melepas dahaga.

Di Vihara Dewi Welas Asih, sejumlah warga Tionghoa terpantau datang secara bergilir untuk sembahyang. Masyarakat yang penasaran juga ikut melihat-lihat bagian dalam vihara.

Tak ada larangan untuk memasuki lokasi itu selama masih dalam pantauan. Tak melanggar ketentuan vihara.

Kemeriahan ini tentu membawa berkah bagi pedagang. Jauh lebih ramai dibanding biasanya. Baik di sekitar Gedung BAT atau di depan vihara itu sendiri.

Masyarakat yang menonton Cap Go Meh Cirebon didominasi mereka yang datang berkeluarga. Membawa putra dan putri mereka.

0 Komentar