Hari Kedua, Karantina Wilayah Kuningan Makin Ketat

Stok-gas-3kg-kota-cirebon
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kota Cirebon, drh Hj Maharani Dewi.
0 Komentar

Sama halnya terhadap para pedagang Pasar Cilimus yang biasanya beroperasi mulai pukul 22.00 WIB, Maryanto mengatakan pihaknya memberi keleluasaan penuh. Menurutnya, para pedagang pasar diperbolehkan berjualan normal seperti biasa karena keberadaan mereka cukup penting untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

“Bagi para pedagang pasar kami persilakan untuk tetap beroperasi seperti biasa. Kalau kami batasi juga, khawatir dapat mengganggu stabilitas pangan dan ekonomi masyarakat. Jadi untuk para pedagang maupun warga yang akan belanja ke pasar kita bolehkan,” ujar Sekmat Maryanto.
Ditambahkan Kapolsek Cilimus AKP Setyo Aji, pihaknya dibantu personel dari kecamatan dan desa-desa di sepanjang jalur KWP secara bergantian akan melakukan penjagaan. Tak terkecuali melakukan patroli secara berkala untuk antisipasi kerumunan dan aktivitas warga yang tidak penting.
“Bila perlu kami patroli satu jam sekali memantau aktivitas warga di sepanjang jalur Caracas hingga Bandorasa termasuk jalur lainnya. Kalau masih ditemukan ada kerumunan warga maka kami akan langsung bubarkan,” tegas Aji.

Selain di simpang Caracas, terpantau penjagaan juga dilakukan di sejumlah persimpangan strategis lain seperti persimpangan Bandorasa-Sangkanurip, Pasar Krucuk Kramatmulya dan simpang Cirendang. Tak jarang petugas memberhentikan kendaraan yang akan melintas dan menanyakan tujuannya. Bila ditemukan warga keluar tanpa alasan yang jelas, petugas langsung mengarahkan mereka untuk langsung kembali pulang.
“Kami lebih mengedepankan tindakan preemtif, ajak masyarakat supaya tetap tinggal di rumah. Jika kami menemukan warga yang keluar hanya untuk nongkrong-nongkrong, kami langsung suruh pulang. Dengan cara ini, diharapkan bisa memutus rantai penyebaran virus corona yang semakin hari semakin merajalela,” ungkap Kapolsek Kramatmulya Iptu Dede K saat memantau warga di depan Pasar Krucuk. (muh/fik)

0 Komentar