Kuliner Cirebon: Lumpia Beef Bang Kumis, Jajanan Kekinian yang ada di Stadion Bima

RADARCIREBON.ID – Lumpia Beef Bang Kumis hadir di area Stadion Bima, tepatnya di depan Patung Bima Stadion Bima Kota Cirebon. Jajanan ini menarik karena merupakan hasil modifikasi kuliner kulit lumpia dengan varian rasa yang banyak disukai dan menambah khasanah kuliner yang ada di Cirebon.

Owner Lumpia Beef Bang Kumis, Anggi menuturkan ide awal munculnya Lumpia beef ini berangkat dari dia dan sang suami yang hobi mencicipi aneka jenis kuliner.

Beragam jajanan kerap diacicipi. Tak hanya sekadar mencicipi saja, namun dia juga kerap berefksperimen atau memodifikasi jajanan yang dia cicipi di berbagai daerah tersebut.

“Menu lumpia beef ini yang salah satunya kami modifikasi, awalnya memang untuk konsumsi sendiri, namun mendapatkan respon baik dari orang terdekat,” terangnya disela menyajikan lumpia untuk konsumen.

Baca juga: 7 Tempat Wisata yang Bertemakan Pecinan- Imlek. Simak Ulasannya!

Dan akhirnya pada akhir Oktober 2022, dia bersama sang suami menghadirkan Lumpia Beef Bang Kumis.

Selain dimodifikasi sendiri, keistimewaan dari Lumpia Beef Bang kumis ini menggunakan bahan-bahan berkualitas seperti patty (daging sapi giling), lettuce, makaroni, jagung manis pipil, timun, dan bawang bombay.

Untuk varian menu tersedia mulai dari lumpia beef ham, lumpia telor, lumpia kornet, lumpia chicken, dan lumpia patty.

Tersedia juga ekstra topping seperti keju slice, beef ham, telor, kornet, patty (chciken and beef).

Baca juga: Wisata Air Panas Cirebon Suhunya Mencapai 60 Derajat Celcius, Cek Lokasinya

“Harganya sangat terjangkau mulai dari Rp10 ribu saja sedangkan untuk extra topping mulai dari Rp2 ribu hingga Rp5 ribu saja,” terangnya.

Lumpia Beef Bang Kumis ini hadir di Area Patung Bima mulai pukul 11.00 WIB hingga 17.00 WIB setiap Senin sampai Sabtu.

Sedangkan di hari Minggu, beroperasional mulai pukul 07.00 WIB – 13.00 WIB.

“Khusus hari minggu, seperti kita tahu kan ramai di area Stadion Bima kalau minggu pagi, banyak yang berolahraga maupun yang sengaja kulineran. Kita juga buka lebih pagi, tapi tempatnya rada bergeser ke sebrang,” tukasnya sambil menunjukkan lokasi lapaknya di hari Minggu.

Komentar