Kuota Pupuk Bersubsidi Belum Ideal, Sekdis Pertanian: Jumlahnya Sama dengan Tahun Lalu

CIREBON, RADARCIREBON.ID –Kuota pupuk bersubsidi di Kabupaten Cirebon untuk tahun ini sama dengan tahun sebelumnya.

Meskipun kuota pupuk bersubdisi belum ideal, namun kuota itu dianggap cukup untuk kebutuhan musim tanam di Kabupaten Cirebon.

Hal itu diungkapkan Sekdis Pertanian, Drh Encus Suswaningsih kepada Radarcirebon.id, Senin (16/1/2023).

Dijelaskan Suswaningsih, kuota pupuk bersubsidi untuk tahun 2023, Kabupaten Cirebon mendapat ploting pupuk Urea sebanyak 28,939 ton dan NPK sebanyak 16,177 ton. “Jumlah ini sama dengan tahun lalu,” ujarnya.

BACA JUGA: Terpilih Aklamasi, Sekda Bakal Pusatkan Hari Jadi Ke-541 Kabupaten Cirebon di Sport Center

Lebih lanjut, diterangkannya, kebutuhan pupuk bersubdisi di Kabupaten Cirebon diinput melalui RDKK dengan harapan subsidi pupuk ini bisa tepat sasaran.

“Untuk per hektarenya itu contohnya untuk padi NPK-nya 250 kilogram, ureanya 275 kilogram,” ungkapnya.

Pastikan Pupuk Bersubsidi Aman

Sebelumnya, PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin stok pupuk bersubsidi untuk 2023 aman. PT Pupuk Indonesia mengungkapkan, stok pupuk bersubsidi di wilayah Jawa Barat (Jabar), DKI Jakarta, dan Banten masih sebesar 93.684 ton per tanggal 12 Januari 2023.

Angka tersebut terdiri dari Urea dan NPK yang masing-masing sebesar 57.527 ton dan 36.157 ton atau secara total setara 194 persen dari ketentuan stok minimum.

BACA JUGAKonsultasi Publik, Pemkab Cirebon Bedah 9 Program Prioritas Pembangunan di 2024

VP Penjualan Wilayah 3A Pupuk Indonesia, Aviv Ahmad Fadhil mengatakan, bahwa stok pupuk bersubsidi tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan petani selama beberapa minggu kedepan.

“Stok pupuk urea yang mencapai 57.527 ton ini setara dengan 185 persen terhadap ketentuan stok minimum yang diatur oleh pemerintah, sementara stok pupuk NPK yang sebesar 36.157 ton ini setara 208 persen dari ketentuan,” ungkapnya.

Dengan demikian, lanjut Avis, stok pupuk Urea dan NPK tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan petani selama beberapa minggu kedepan.

Jika dilihat lebih rinci, lanjutnya, stok pupuk bersubsidi di wilayah Jawa Barat sebesar 84.779 ton atau setara 205 persen dari ketentuan. Adapun jumlah tersebut terdiri dari urea sebesar 50.597 ton dan NPK sebesar 34.182 ton.

BACA JUGA: Sewa Lahan Pertanian Dinilai Terlalu Mahal 

Komentar