Malaysia Membantah Usir Ribuan WNI

Malaysia Membantah Usir Ribuan WNI
SAFETY: Pertamina di lingkungan Marketing Operation Region (MOR) III, melaksanakan kegiatan Simulasi Lokasi Kerja Aman (Safe Work Practice) di kolam renang Pemuda Sport Centre Cirebon, Rabu (4/3). FOTO: NUR VIA PAHLAWANITA/RADAR CIREBON
0 Komentar

Mayoritas mayoritas WNI yang kembali ke Tanah Air adalah pemegang fasilitas bebas visa 30 hari, bukan pekerja migran yang menetap di Malaysia. ”Perlu dicatata ya, ini yang pulang bukan pekerja migran kita yang memiliki izin tinggal tetap dan izin kerja di Malaysia,” kata Judha kepada wartawan melalui konferensi video, Rabu (1/4).
Kebijakan MCO yang diperpanjang masa berlakunya oleh pemerintah Malaysia hingga 14 April mendatang, akan berdampak pada seluruh penduduk negeri jiran itu, termasuk WNI yang sebagian besar merupakan pekerja migran. ”Berdasarkan pengamatan enam perwakilan RI di Malaysia, dampak MCO paling besar dirasakan oleh WNI yang bekerja sebagai buruh harian lepas,” tutur Judha.
Sedangkan mayoritas pekerja migran Indonesia yang memiliki majikan tetap, masih dalam kondisi yang relatif baik, ia melanjutkan. Merespons situasi ini, pemerintah Indonesia telah mengantisipasi gelombang besar kepulangan para WNI dari Malaysia, terutama pekerja migran yang diperkirakan jumlahnya melebihi satu juta orang. Tidak hanya membantu kepulangan, pemerintah juga memberikan bantuan logistik kepada WNI yang terdampak kebijakan MCO di Malaysia. (fin/ful)

0 Komentar