Ngeri.. Ada 394 Lakalantas Sepanjang 2022, Jalan Rusak Penyebab Salah Satunya

jalan-rusak
Kepala Dishub Kabupaten Cirebon Asdullah Anwar bercerita terkait lakalantas yang disebabkan jalan rusak. Foto: Samsul Huda/Radarcirebon.id
0 Komentar

CIREBON, RADARCIREBON.ID-Jalan rusak dan minimnya penerangan jalan umum (PJU) menjadi salah satu penyebab tingginya angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Kabupaten Cirebon.

Selain jalan rusak dan minimnya PJU, kecelakaan lakalantas juga disebabkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon mencatat, sepanjang tahun 2022, ada 394 kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Cirebon.

Baca Juga:Pilpres 2024, Gerindra-PKB Kabupaten Cirebon Segera Bangun SekberBawaslu Cirebon Lantik 424 PKD Pemilu 2024, Ini Seabrek Tugasnya

Demikian disampaikan , Kepala Dinas Perhubungan, Drs H Asdullah MM saat menjadi pembina upacara sambil mensosialisasikan pelajar patuhi lalu lintas (patas),di salah satu SMK, Kecamatan Kedawung, Senin (6/2/2023).

Asdullah menceritakan, salah satu kejadian yang dialami pelajar yang mengalami kecelakaan ketika berangkat ke sekolah karena pelajar itu ngebut, khawatir telat masuk sekolah.

Kondisi jalan yang tidak semuanya mulus, lanjut Asdullah, menjadi faktor penambah terjadinya banyak kecelakaan lalu lintas.

“Ada siswa SMA di Pabedilan, dia kejar waktu, takut kesiangan. Ia pun melaju kendaraanya dengan kecepatan tinggi. Nyalip kendaraan bus, setelah berhasil mendahului bus di depan jalan rusak ada kubangan sehingga anak SMA terjadi kecelakaan, kakinya terlindas bus,” tuturnya.

Siswa itupun dilarikan ke rumah sakit daerah. Namun RSUD Waled, maupun RS Gunungjati tidak menyanggupi.

Karena akibat kecelakaan itu, mengalami luka cukup parah. “Akhirnya dibawa ke RS Hasan Sadikin di Bandung sana,” terangnya.

Sering terjadinya kecelakaan di kalangan pelajar ini, kata Asdullah, Dishub pun merasa perlu melakukan penyuluhan kepada para pelajar. Demi mematuhi aturan lalu lintas alias Patas.

Baca Juga:Persiapan Matang untuk Zero Waste saat Harlah 1 Abad NU Tingkat Kabupaten CirebonBikin Akta Kelahiran Langsung Jadi, Simak Syaratnya Nih…

Karena itu, pihaknya mengajak siswa SMA di Kedawung ini, menjadi Pelajar Pelopor Keselamatan (PPK), untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar SMA.

“Ketok tularkanlah kepada keluarga kerabat, teman sejawat. Agar tetap berhati-hati saat berkendara, jangan ugal-ugalan sehingga membuat kecelakaan lalu lintas,” katanya.

Asdullah mengimbau pelajar  untuk tetap berhati-hati dan waspada setiap mengendarai kendaraaan bermotor.

0 Komentar