Perbaikan Tanggul Jebol Dimulai

Perbaikan Tanggul Jebol Dimulai
TERTUNDA: Interior BRT Trans Cirebon yang hingga kini belum dapat dioperasikan. Foto: Okri Riyana/Radar Cirebon
0 Komentar

 
KANDANGHAUR-Penduduk di wilayah pesisir Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur kini bisa bernapas lega. Menyusul mulai dilaksanakannya perbaikan tanggul jebol di Blok Karang Baru Pangpang I RW 01.
Jebolnya tanggul sepanjang ratusan meter itu membuat waswas penduduk disana lantaran menjadi penyebab parahnya banjir air laut pasang (rob). “Alhamdulillah sudah diperbaiki. Mulai dikerjakan sejak tiga hari kemarin,” ungkap Kuwu Desa Eretan Wetan, H Edi Suhedi kepada Radar usai memonitor pekerjaan perbaikan tanggul jebol, Rabu (24/6).
Pekerjaan perbaikan, lanjutnya, melibatkan puluhan orang para pekerja dari BBWS Citarum serta masyarakat setempat. Upaya yang dilakukan yakni dengan memasang pagar bambu serta tumpukan karung berisi tanah atau pasir.
Kuwu Edi menyatakan, perbaikan tanggul jebol ini merupakan realisasi janji anggota Komisi V DPR RI H Daniel Mutaqien Syafiuddin ST  yang sebelumnya melakukan kunjungan serta meninjau langsung lokasi.
Saat itu, Daniel langsung meminta mitra kerja yakni Kasatker Sungai dan Pantai Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum untuk ikut terjun melakukan penanganan secepatnya. Selang seminggu kemudian, permintaan itu direalisasikan.
Sementara, untuk penanganan banjir rob permanen di wilayah pesisir pantura Eretan, Mas Daniel berupaya mendorong pemerintah pusat untuk merealisasikannya di tahun 2021. Penanganan banjir rob di kawasan pesisir pantai Eretan sudah diprogramkan pada tahun 2019 lalu dengan anggaran sekitar Rp25 miliar.
Sebab lantaran ada musibah wabah Covid-19, kementerian melakukan refocusing anggaran. Sehingga untuk proses penganggaran tahun ini sudah tidak mungkin lagi dilaksanakan pada tahun 2020.
“Bersyukur kami memiliki anggota dewan Mas Daniel yang punya kepedulian tinggi terhadap nasib nelayan. Mudah-mudahan bisa mendorong agar program penanganan banjir rob Eretan bisa masuk di tahun 2021,” tandas Kuwu Edi. (kho) 

0 Komentar