Presiden Jokowi Ingin Cabor Lain Tiru SAC

BABAK puncak Energen Champion SAC National Championship tuntas pada Jumat (13/1/2023). Masing-masing nomor lomba telah menemukan sosok Champion SAC.

Mulai dari sprint 100 meter putra dan putri, middle distance 1.000 meter putra dan putri, long jump putra dan putri, shot put putra dan putri, dan relays 4×100 meter putra dan putri.

Final Energen Champion SAC National Championship dihadiri Presiden Joko Widodo. Ia tampak sangat antusias menyaksikan lomba nomor estafet.

BACA JUGA: Ke Istana, Ketua Umum PBNU Sampaikan Dua Hal Ini kepada Presiden Jokowi

Jokowi memberikan acungan jempol terhadap pelaksanaan Energen Champion SAC National Championship.

Menurutnya, kompetisi atletik pelajar terbesar di Tanah Air ini sangat dibutuhkan untuk memajukan seluruh lini olahraga. Sebab atletik yang menjadi induk dari semua cabang olahraga.

“Sepak bola tanpa sebuah speed atau kecepatan lari, kalah. Futsal juga perlu atletik. Semuanya basic-nya ada di sini, sehingga saya sangat mengapresiasi, menghargai apa yang telah dilakukan oleh PASI. Pembinaan dari bawah, pembinaan dari daerah, pembinaan dari sekolah, pembinaan dari madrasah, bagus sekali,” ucap Presiden.

BACA JUGA: Shin Tae yong Diminta Mundur usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2022

Ia sangat mengapresiasi konsep Energen Champion SAC National Championship karena melakukan pembinaan dari bawah. Dari sekolah-sekolah. Yang kompetisinya ada di daerah-daerah juga.

Presiden menilai bahwa pembinaan dari daerah sangat penting dilakukan untuk dapat menyaring bibit-bibit di daerah yang memiliki kemampuan terbaik. Selain itu, Presiden melanjutkan, bibit-bibit terbaik tersebut kemudian akan dibina secara khusus oleh PASI.

“Ini saya sangat senang sekali apa yang dilakukan oleh PASI ini pembinaan dari bawah, pembinaan dari sekolah-sekolah, pembinaan dari madrasah-madrasah yang kompetisinya ada di daerah-daerah,” katanya.

BACA JUGA: Peluang Juara Piala AFF 2022 Milik Thailand, Unggul Selisih Gol Tandang

“Dari situlah nanti penjaringan bibit-bibit itu akan kelihatan, mana yang bagus ini, Banyuwangi, Jawa Timur, Sumatra Utara, tinggal ngambil PASI. Yang bagus-bagus dibina khusus di PASI,” sambung Kepala Negara.

Lebih lanjut, Kepala Negara meminta agar pembinaan dari tingkat paling bawah tidak hanya dilakukan oleh PASI, tetapi juga dilakukan oleh persatuan cabang olahraga lainnya.

Komentar