Razia Mainan Lato Lato, Kepala SD Keliling ke Setiap Ruangan Kelas

CIREBON, RADARCIREBON.ID – Sejumlah Sekolah Dasar di Kabupaten Cirebon razia mainan lato lato dari para siswanya.

Razia mainan lato lato salah satunya dilakukan oleh SDN 1 Gintung Tengah, Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon.

Razia mainan lato lato itu dipimpin langsung oleh Kepala SD Boja SPd. Ia pun mengelilingi setiap ruang kelas dari kelas I sampai kelas VI.

Dari hasil razi itu, cukup banyak siswa yang membawa mainan lato lato saat kegiatan belajar. Menurut Boja, razia mainan lato lato sebagai bentuk antisipasi agar hal-hal yang tidak diinginkan, tidak sampai menimpa para siswa.

BACA JUGA: Mainan Lato Lato Bakal Dilarang, Disdik Kabupaten Cirebon Siapkan Surat Edaran

Pasalnya, permainan lato lato ada yang sampai menelan korban hingga membuat mata penggunannya harus dilakukan operasi.

Selain itu, lanjut Boja, razia mainan lato lato ini dilakukan agar tidak mengganggu konsentrasi belajar siswa. Karena bunyi lato lato saat dimainkan cukup berisik.

Oleh karena itu, dengan razia ini diharapkan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak terhambat.

“Intinya sih agar tidak menggangu dan menghambat kegiatan belajar para siswa saja,” ujar Boja usai razia mainan lato lato, kemarin.

BACA JUGA: Catat, Lokasi dan Jadwal SIM Keliling Polresta Cirebon, 10-12 Januari 2023: Ini Keuntungan yang Didapat

Aksi serupa juga dilakukan pihak SDN 1 Prajawinangun Kulon, Kecamatan Kaliwedi. Hasil razia yang dilakukan oleh guru di sekolah tersebut juga, banyak mainan lato lato yang berhasil disita dari siswa.

Sebelumnya, Disdik Kabupaten Cirebon bakal mengeluarkan surat edaran untuk mengimbau agar para siswa tidak membawa mainan lato lato ke sekolah.

Terutama untuk anak di bangku Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Hal itu, disampaikan oleh Sekretaris Disdik Kabupaten Cirebon, Sudiharjo. Pihaknya baru berencana akan mengeluarkan surat edaran tidak membawa mainan lato lato ke sekolah.

BACA JUGA: Korban Lato-lato Cirebon, Tangan Memar Hingga TV Pecah tapi Tidak Kapok

Hal itu dilakukan sebagai antisipasi, agar lato lato tidak sampai memakan korban. Seperti yang terjadi di Kedawung, kemarin.

Komentar