Rencana Mutasi Pejabat Pemkab Cirebon, Eni Suhaeni Diprediksi Balik ke Dinkes

CIREBON, RADARCIREBON.ID- Rencana rotasi dan mutasi pejabat Pemkab Cirebon mulai menimbulkan desas-desus di kalangan ASN. Disebut-sebut bakal ada kejutan. Misalnya Hj Eni Suhaeni SKM MKes, diprediksi bakal balik lagi ke Dinkes.

Ya, kini mencuat kabar bahwa Eni Suhaeni yang saat ini Kepala DPPKBP3A akan kembali ke Dinkes, dinas yang pernah dipimpin Eni Suhaeni.

Eni Suhaeni disebut-sebut diproyeksikan untuk melakukan konsolidasi secara kuat di internal Dinkes Kabupaten Cirebon.

“Ibu Eni ada potensi kembali menjadi kepala Dinkes. Kembali ke posisi beliau dulu. Posisinya saat ini di kepala DPPKBP3A kemungkinan ditukar dengan Ibu Neneng yang saat ini Kadinkes. Jadi tukeran,” tutur sumber Radar Cirebon, Selasa (24/1/2023).

BACA JUGA: 19 Pejabat Esselon II Pemkab Cirebon Ikut Ujikom, Kata Sekda untuk Pemetaan Potensi SDM

Prediksi lainnya dalam mutase ini, posisi Kepala DPUTR yang kini diisi Iwan Rizky, kemungkinan digantikan Adil Prayitno.

Iwan Rizky sendiri digembar-gemborkan akan masuk ke Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan.

“Ketika Iwan Rizky masuk otomatis Abraham keluar. Abraham akan diposisikan ke Budpar menggantikan Deni Nurcahya. Posisi Deni sendiri dimungkinkan akan mengisi kursi yang ditinggalkan oleh Adil di Dinas Kimrum,” beber sumber Radar.

Perubahan juga dikabarkan bakal dilakukan di DPMD dan Kesbangpol. Staf Ahli Bupati Bambang Sudaryanto santer dikabarkan akan masuk ke DPMD sementara Erus Rusmana disebut-sebut akan mengisi posisi Kepala Kesbangpol.

BACA JUGA: 15 Peserta Open Bidding di Pemkab Cirebon Sudah Bikin Makalah, Tinggal Rekam Jejak dan Wawancara

“Kaban Kesbangpol yang sekarang disebut-sebut akan masuk ke Dispora dan Kepala Dispora akan masuk ke staf ahli jelang menunggu masa pension. Sementara Direktur Waled dan Arjawinangun akan di-switch sebagai upaya untuk penyegaran organisasi,” tandas sumber Radar itu.

Mutasi Pejabat Disebut-sebut untuk Kepentingan 2024

Sementara itu, rotasi dan mutase ini selain untuk optimalisasi peran SKPD dalam pembangunan, juga disebut-sebut sebagai langkah strategis dalam mendorong suksesi Bupati Cirebon di 2024.

Oleh karena itu, banyak persepsi bahwa pilihan mutasi kali ini akan menentukan suksesi Bupati Cirebon di Pilkada 2024. Hal itu seperti disampaikan pengamat kebijakan publik, Munangwar.

Komentar