Tanamkan Kecintaan Seni dan Budaya Lewat Pagelaran

Tanamkan Kecintaan Seni dan Budaya Lewat Pagelaran
ANTUSIAS: Siswa-siswi SMPN 1 Waled memakai aksesoris kedaerahan dalam pagelaran seni dan budaya dalam rangka menuntaskan nilai akhir mata pelajaran Seni dan Budaya, Selasa (10/3) FOTO : ISTIMEWA FOR RADAR CIREBON
0 Komentar

CIREBON – Mengembangan seni dan budaya jadi “makanan” SMPN 1 Waled,
Kabupaten Cirebon. Selasa (10/3), sekolah dari wilayah timur Cirebon (WTC) itu
kembali menggelar pagelara seni budaya dan bazaar. Bertempat di sekitar sekolah,
Jln Dewi Sartika No 44 Waled, para siswa dan siswi SMPN 1 Waled dilibatkan.
Acara tahunan tersebut berlangsung meriah dan diikuti dengan antusias oleh para
siswa-siswi.

“Pagelaran ini untuk memenuhi
ketuntasan belajar siswa-siswi dalam mata pelajaran Seni dan Budaya kelas IX,”
kata Kepsek SMPN 1 Waled, H Subhan Leo SPd kepada Radar Cirebon.

Sejumlah acara pada pagelaran
tersebut di antaranya adalah pameran seni lukis, festival music, tari, drama,
serta bazaar.

Baca Juga:Kemendagri: IPM Jabar TinggiPasien Positif Corona di Indonesia Bertambah Lagi, dari 27 Jadi 34 Orang

Menurut Leo, tujuan pagelaran
tersebut, selain untuk memenuhi nilai akhir mata pelajaran Seni dan Budaya kelas
IX, juga melatih siswa-siswi untuk berekspresi dan berkreativitas dalam
menumbuhkan rasa cinta budaya daerah. 

“Siswa-siswi dapat berapresiasi
terhadap budaya Indonesia. Terutama cinta budaya daerah. Makanya, kami menggali
terus potensi siswa-siswi tersebut,” terangnya.

Jika sejak dini ditanamkan rasa
cinta budaya daerah, maka ke depan, diharapkan para siswa-siswi tidak melupakan
kedaerahannya. Apalagi, saat ini banyak budaya asing yang mulai mengikis
kearifan lokal di daerah. “Intinya, para siswa-siswi dibekali dengan kecintaan
terhadap budaya dan seni daerah.

Pembimbing dan guru seni budaya
kelas IX, Een murtiyani SPd tahu persis di sekolahnya memiliki potensi seni
budaya tradisional yang cukup berkembang. Maka, tak salah bila pagelaran seni
dan budaya sebagai salah satu metode mencari potensi tersebut.

“Pagelaran seni dan budaya ini
bukan hanya sekadar untuk bersorak-sorai bergembira, tapi ada esensi yang lebih
mendasar terkandung di dalamnya. Yakni, seni dan budaya adalah bagian utama
dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Pagelaran tersebut juga dihadiri
pengawas seni dan budaya Kabupaten Cirebon, H Sutiyono SPd MM, unsur pemerintah
Desa Waled Kota, komite sekolah, serta undangan lainnya.

“Acara ini bagus untuk menanamkan
kecintaan siswa-siswi terhadap kebudayaan dan seni daerah. Kami harap,
siswa-siswi bisa menumbuhkembangkan budaya dan seni daerah jika nanti sudah

0 Komentar