Terdampak Cuaca Ekstrem, Harga Bawang Merah Meroket

bawang-merah
Harga bawang merah meroket di pasar tradisional. Foto; IST
0 Komentar

INDRAMAYU, RADARCIREBON.ID –Harga bawang merah meroket di sejumlah pasar tradisional wilayah barat Kabupaten Indramayu.

Kenaikan harga bumbu dapur itu mencapai Rp10-15 ribu per kilogram. Saat ini, harga bawang merah dijual antara Rp35 ribu sampai Rp40 ribu sekilo.

Menurut sejumlah pedagang, kenaikan harga dipicu cuaca ekstrem yang memengaruhi hasil panen di tingkat petani. Banyak petani bawang merah yang menderita gagal panen.

Baca Juga:Sikat Tindak Kejahatan, Polres Indramayu Bentuk TRC Wiralodra Presisi Percepat Pembangunan Infrastruktur Kabupaten Inbar, DPRD Dorong Politik Anggaran

“Informasinya banyak petani bawang merah yang gagal panen. Gara-gara cuaca ekstrem,” ungkap Endang, pedagang di Pasar Induk Sayuran Patrol.

Seingatnya, kenaikan harga bawang merah terjadi secara bertahap sejak momen tahun baru lalu. Bersamaan mulai tingginya intensitas hujan.

Mula-mula harganya di kisaran Rp25 ribu/kg. Lalu naik menjadi Rp30 ribu, 35 ribu dan 40 ribu per kilogram untuk bawang merah kualitas super.

Lebih lanjut, dikatakan Endang, bawang merah yang masuk pasar mayoritas berasal dari Brebes. “Bawang merah lokal kualitas super kebanyakan dikirim ke Kramat Jati, harganya lagi bagus,” ujarnya.

Mahalnya harga bawang merah, lanjutnya, membuat omzet pendapatan mengalami penurunan. Pasalnya, konsumen banyak yang mengurangi jumlah pembelian.

”Pastinya turun. Konsumen biasanya beli bawang merah lima kilo, sekarang jadi tiga kilo,” sebutnya.

Enang juga memprediksi, harga bawang merah di pasaran akan terus naik seiring dengan mendekati bulan Ramadhan.

Baca Juga:jadwal Sholat untuk Kabupaten Indramayu, Selasa 31 Januari 2023Jadwal Sholat untuk Kabupaten Cirebon, Selasa 31 Januari 2023

Pada bulan itu, masyarakat juga banyak membutuhkan bawang merah untuk aneka bumbu masakan untuk berbuka puasa.

“Banyak petani bawang merah terdampak cuaca ekstrem, di sisi lain saat Ramadhan permintaan terhadap bawang merah akan semakin meningkat sehingga diprediksi harga akan terus naik,” ujar Endang.

Senada dilontarkan Iyan, pedagang lainnya. Kenaikan harga bawang merah cukup mempengaruhi pada penjualan.

Pembeli bawang merah berkurang, pendapatan setiap harinya mengalami penurunan. “Minat konsumen sih tetap tinggi, cuma jumlah pembeliannya dikurangi,” katanya.

0 Komentar