Waspada! Covid-19 Belum Berakhir

Waspada! Covid-19 Belum Berakhir
WASPADA: Bupati Indramayu Hj Nina Agustina SH MH CRA mengikuti pertemuan dengan Presiden RI Ir H Joko Widodo dan Gubernur Jabar membahas soal penanganan Covid-19, belum lama ini. ISTIMEWA
0 Komentar

 
 
INDRAMAYU-Pandemi Covid-19 belum berakhir. Satgas Covid-19 dari tingkat kabupaten hingga desa diminta untuk tetap waspada terhadap virus corona.
Hal itu diungkapkan Bupati Indramayu Hj Nina Agustina SH MH CRA seusai melakukan rapat tertutup Presiden Republik Indonesia Ir H Joko Widodo bersama Menteri Kabinet Indonesia Maju, Gubernur Jawa Barat, dan Bupati/Walikota yang membahas Pengendalian Covid-19 di Istana Kepresidenan Bogor, belum lama ini.
Bupati Nina yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Kabupaten Indramayu meminta kepada seluruh masyarakat Indramayu untuk menjaga kondisi dan tetap waspada agar penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas, serta Indramayu tidak menjadi zona merah.
Dijelaskan Bupati Nina, saat ini Indramayu berada di zona orange sehingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di tiap kecamatan harus lebih ditingkatkan lagi.
“Mari sama-sama mengingatkan untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan apapun,” tegas Nina melalui akun Instagram pribadinya, kemarin.
Selain itu, ujarnya, Presiden Jokowi menyampaikan pentingnya manajemen penanganan pandemi Covid-19 pasca lebaran.
“Perlu diperhatikan bahwa pandemi ini masih belum berakhir. Percepatan pembangunan ekonomi nasional juga terus diupayakan agar kondisi keuangan Republik Indonesia kembali normal,” tandas Nina.
Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu Indramayu itu tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada semua camat, Forkopimcam, Puskesmas, Satgas Covid-19, juga seluruh masyarakat yang terus bergerak, untuk saling mengingatkan dan saling peduli pada protokol kesehatan.
“Ancaman Covid-19 belum berakhir. Mari kita tingkatkan testing, tracing, dan treatment. Kita berkomitmen untuk menegakan salus populi suprema lex esto yaitu keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi,” tegasnya. (rls/oet) 

0 Komentar