RADARCIREBON.ID -Menjelang pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan, seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) di Kabupaten Cirebon mulai bergerak melakukan konsolidasi.
Agenda utama mereka adalah mengusulkan nama-nama calon yang diproyeksikan menduduki kursi ketua DPD PDIP Jawa Barat maupun DPC PDIP Kabupaten Cirebon.
Konsolidasi internal ini sudah berjalan sejak awal Agustus 2025. Pasalnya, agenda pemilihan ketua DPD dan DPC PDIP disebut-sebut akan digelar pada Oktober 2025 mendatang.
Baca Juga:WJTE 2025 Diharapkan Genjot Pariwisata CirebonKota Cirebon Kebut Perbaikan Jalan Rusak
Ketua DPC PDIP Kabupaten Cirebon, Drs H Imron MAg menjelaskan, setiap PAC diminta mengusulkan lima nama calon kandidat. Rinciannya, tiga nama untuk calon ketua DPC dan dua nama untuk calon ketua DPD.
“Usulan itu sudah mulai berjalan. PAC melakukan rapat-rapat internal dan mengusulkan lima nama. Tiga untuk DPC dan dua untuk DPD,” ujar Imron kepada Radar Cirebon, Kamis (28/8).
Menurutnya, daftar nama dari PAC akan dikumpulkan pada akhir pekan ini, Sabtu dan Minggu. Setelah itu, DPC akan merekap seluruh usulan untuk kemudian diserahkan ke DPD.
“Besok Sabtu-Minggu nama-nama itu disetorkan ke DPC. Jadi saat ini kami belum tahu siapa saja yang diusulkan oleh PAC,” jelasnya.
Lebih lanjut, Imron menegaskan, untuk mekanisme pengusulan bersifat berjenjang. Setelah direkap di tingkat kabupaten, nama-nama tersebut akan diteruskan ke DPD PDIP Jawa Barat, lalu dikirim ke DPP sebagai bahan pertimbangan.
“Usulan dari PAC direkap oleh DPC, lalu dikirimkan ke DPD, dan selanjutnya ke DPP. Namun, penetapan ketua baik di DPD maupun DPC tetap menjadi kewenangan DPP,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PAC Susukan, Taspin ST, membenarkan proses konsolidasi di tingkatnya sudah rampung. PAC Susukan bahkan telah menetapkan lima nama untuk diusulkan. “Sudah selesai. Lima nama sudah kami tetapkan untuk diusulkan sebagai calon pimpinan partai di DPD dan DPC,” imbuhnya.
Baca Juga:Pemkab Cirebon Apresiasi Wajib Pajak Teladan, Bupati Imron: Pajak Lancarkan PembangunanSATU DEKADE SYNTAX CORPORATION INDONESIA, "Sepuluh Tahun Meneguhkan DNA Petarung"
Namun, Taspin enggan menyebutkan siapa saja nama-nama tersebut. “Kalau soal itu jangan dulu, karena masih menjadi ranah internal kami,” pungkasnya. (sam)