INDRAMAYU – Sebanyak 91.557 warga Kabupaten Indramayu menerima Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Penyaluran bantuan dibagi dalam 3 batch, yakni pada Oktober, November, dan Desember, melalui Kantor Pos Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten Indramayu.
Tiga kali bantuan itu dapat diambil satu kali dengan masing-masing per bulannya mendapatkan Rp300.000. Berarti, totalnya adalah Rp900.000.
Baca Juga:Simulasi Penanggulangan Bencana BPBD Indramayu, Tingkatkan Kesiapsiagaan Petugas Jelang Musim HujanPemkab Indramayu Dorong Pemdes Siapkan Lahan untuk Gerai Koperasi Merah Putih
“Kita di sini sebagai perusahaan salur saja, yang membantu dalam hal penyaluran. Kalau data dan lain sebagainya itu dari Kemensos RI,” ujar Ratnasari Dewi, pegawai Kantor Pos Indonesia Kabupaten Indramayu, yang ditugaskan sebagai Sekretaris Satgas BLTS Kesra, Senin 24 November 2025.
Menurut Ratna, Kantor Pos induk di Kabupaten Indramayu menyalurkan bantuan untuk Kelurahan Paoman, Kelurahan Margadadi, Desa Pabean Udik, Desa Karangsong, Desa Tambak, Desa Singajaya, Desa Singaraja, dan Kelurahan Lemahmekar.
Lebih lanjut, ungkap Ratna, penyaluran dikebut dan ditargetkan selesai pada awal Desember, untuk menghindari penggunaan uang yang merugikan di tahun baru. Seperti membeli minuman keras, obat-obatan terlarang, dan lain sebagainya.
“Ini, kan untuk kesejahteraan masyarakat. Cuma pada di SP-nya sendiri sudah diperingatkan tidak boleh untuk membeli rokok, minuman keras, judi online, dan lain sebagainya,” ungkap dia.
Terpantau di Kantor Pos Indonesia Kabupaten Indramayu, para penerima membludak memenuhi halaman kantor. Mereka diketahui sudah datang dan mengantre sejak pagi.
“Sebenarnya kita sudah bikin jadwal jam. Desa ini jam segini sampai jam segini, tapi orang semua datangnya pagi,” kata Ratna.
Meski demikian, pihak Kantor Pos sudah mengondisikan para penerima dan mengurai antrean. “Yang datang itu juga sebenarnya dari yang ngantre sudah kita pisah-pisahin,” tambahnya.
Baca Juga:Siaga Hadapi Potensi BencanaBPS Indramayu Sosialisasikan Sensus Ekonomi 2026
Sementara itu, Ruminih (38), salah satu penerima, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan senilai Rp900.000 dari pemerintah. “Alhamdulillah dapat bantuan Rp900.000, lumayan buat beli beras,” kata dia. Setidaknya, kata Ruminih, bantuan ini memberikan angin segar untuk menghidupkan dapur rumah tangganya. (han)
