RADARCIREBON.ID – Sebanyak 3 orang pejabat dari Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka terjebak di Aceh Tengah karena imbas bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.
Mereka diajak oleh Bank Indonesia (BI) untuk pengembangan komoditas kopi. Sebab, Kabupaten Kuningan dan Majalengka adalah daerah penghasil kopi.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar meminta doa agar mereka dapat segera kembali ke daerah masing-masing dengan selamat.
Baca Juga:KDM – PT KAI Jalin Kerjasama, Bakal Ada Kereta Api Tani Mukti Rute Cirebon – JakartaPasca Tawuran Konten, Pemuda Desa Purwawinangun – Muara Mediasi di Polsek Kapetakan, Sepakat Damai
“Minta doa kami terisolasi di sini, jalan putus, jembatan putus, listrik tidak ada, dan tidak ada sinyal,” kata Dian membacakan pesan dari ketiga pejabat tersebut.
Dian mengungkapkan, Kamis malam, 27, November 2025, menyampaikan kabar mereka selamat, tetapi tidak bisa kemana-mana karena akses jalan putus dan tidak bisa berkomunikasi.
“Mohon doa lah. Seharusnya Jumat itu sudah pulang kembali ke Kuningan,” tuturnya.
Diungkapkan Dian, rombongan Berangkat Senin malam, 24, November 2025. Mereka ke Aceh Besar, Aceh Tengah.
“Perjalanan ke lokasi sangat jauh. Sekitar 6 jam dari bandara,” katanya.
Terkait rencana kepulangan para pejabat tersebut, Dian mengaku sudah berkoordinasi dengan Bank Indonesia untuk rencana pemulangan.
Sebabm para pejabat ini sangat diperlukan dalam finalisasi APBD. Apalagi ada kepala Bappeda juga yang mengikuti agenda itu.
“Majalengka juga pejabatnya sama (dibutuhkan untuk finalisasi APBD),” ucapnya.
Sebelumnya, Rinneka, Istri dari Kepala Bappeda Purwadi Hasan Darsono, menjelaskan kondisi suaminya yang masih berada di Aceh.
Baca Juga:Lolos dari Hukuman, Prabowo Rehabilitasi 3 Mantan Direksi ASDP Termasuk Ira PuspadewiIdentitas Warga yang Tewas Tertemper Kereta Api Harina di Kanci Kulon Cirebon
Menurut Rinneka, dirinya hilang kontak bersama suaminya sejak Kamis (27/11) dan tidak mengetahui kondisi persis yang dialami Purwadi Hasan Darsono.
Musibah yang terjadi di Aceh, membuatnya mengalami gejala psikosomatis, mengingat sang suami berada di wilayah yang terkena bencana.
Sebagai informasi, ketiga pejabat dari Kabupaten Kuningan yang terjebak di Aceh adalah Kepala Bappeda Purwadi Hasan Darsono, Kepala Dinas Pertanian Wahyu Hidayah, dan Kabag Perekonomian, Tatiek Ratna Mustika.
