Sering Banjir Rob, Pemdes Ambulu Cirebon Minta Bantuan Presiden Prabowo

banjir rob ambulu
Ancaman banjir rob yang tak kunjung reda di wilayah pesisir Desa Ambulu, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, terus menjadi momok bagi warga setempat.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Ancaman banjir rob yang tak kunjung reda di wilayah pesisir Desa Ambulu, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, terus menjadi momok bagi warga setempat.

Kondisi tersebut mendorong Kuwu Ambulu, Sunaji, bersama perangkat desa untuk bergerak aktif mencari solusi jangka panjang.

Bagi pemerintah desa dan masyarakat, banjir rob bukan lagi peristiwa musiman semata.

Baca Juga:TransJakarta Benchmark Pengembangan BRT Trans CirebonKDM Siap Jemput 45 Warga Jabar yang Terjebak Banjir Aceh

Genangan air laut yang datang berulang kali telah mengganggu aktivitas warga, merusak lingkungan, hingga menekan perekonomian masyarakat pesisir.

“Urip ning kene ku mikiri rob bae. Bencana kiye wis rutin lan ora ana sing mikiri serius, (Hidup disini berfikir mengatasi rob saja. Sekarang sudah rutin dan tidak ada yang berfikir serius),” ungkap Sunaji saat berbincang dengan sejumlah awak media, Sabtu 3 Januari 2026.

Sejak awal 2025, Pemerintah Desa Ambulu telah melakukan berbagai upaya mitigasi. Salah satunya dengan membangun tanggul sepanjang 1,4 kilometer yang selesai dikerjakan pada Oktober 2025.

Namun, keterbatasan anggaran membuat tanggul tersebut belum mampu sepenuhnya menahan terjangan air laut.

Upaya advokasi juga ditempuh melalui jalur formal. Audiensi ke DPRD Kabupaten Cirebon pada Juli 2025 belum membuahkan hasil signifikan.

Sementara itu, kunjungan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) baru mendapatkan respons setelah dua kali kedatangan ke Jakarta pada awal dan pertengahan Oktober 2025.

Tak hanya mengandalkan birokrasi, Sunaji bersama jaringan komunitas bisnis, praktisi, dan akademisi turut aktif mengikuti berbagai forum investasi.

Baca Juga:KDM – PT KAI Jalin Kerjasama, Bakal Ada Kereta Api Tani Mukti Rute Cirebon – JakartaPasca Tawuran Konten, Pemuda Desa Purwawinangun – Muara Mediasi di Polsek Kapetakan, Sepakat Damai

Mulai dari forum tingkat nasional, Jawa Barat, hingga regional Cirebon, diikuti demi memperluas jejaring dan menarik perhatian pemangku kebijakan terhadap kondisi darurat di Ambulu.

Perjuangan panjang tersebut mencapai titik penting. Senin 7 Desember 2025 lalu, Desa Ambulu dikunjungi lima pejabat dari kementerian dan lembaga strategis, yakni Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kemenko Perekonomian, Bappenas, Kementerian PUPR, serta Badan Otorita Pengelola Pantura.

Kunjungan ini memunculkan optimisme baru terkait rencana pembangunan tanggul laut di wilayah pesisir Ambulu.

“Perjuangan sudah kita tempuh sejauh ini. Sekarang tinggal berdoa agar hati para pengambil kebijakan tergerak untuk segera merealisasikan pembangunan tanggul laut Ambulu,” ujar Sunaji.

0 Komentar