Sebagai langkah pencegahan, sejumlah sekolah telah menerapkan program Gerakan Pulang Bersama (Greb) guna memastikan siswa langsung pulang ke rumah.
Sementara untuk siswa sekolah dasar, sekolah mendorong sistem penjemputan oleh orang tua.
Selain itu, Kadini menyebutkan, sebagian orang tua juga menyiasati waktu luang anak dengan memberikan kegiatan tambahan seperti les atau kursus, agar anak terhindar dari aktivitas negatif.
Baca Juga:Jadi Magnet Investasi Baru di Jabar, Kabupaten Cirebon Sudah Dilirik 18 Calon InvestorAngkat Budaya Mega Mendung, Mahasiswi IPB Cirebon Raih Juara Dunia Story Telling
“Selain meningkatkan kemampuan anak, kegiatan tambahan ini juga menjadi salah satu cara agar anak tidak memiliki waktu luang yang berpotensi disalahgunakan,” pungkasnya. (cep)
