Pantai Kasih Karangsong Jadi Destinasi Wisata Pilihan Wisatawan dari Luar Indramayu

Pantai Kasih Karangsong
RAMAI: Wisatawan dari berbagai daerah memadati Pantai Kasih Karangsong. Mereka memanfaatkan libur Tahun Baru 2026 serta libur sekolah. Foto: ANANG SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

INDRAMAYU – Sempat mengalami mati suri akibat banjir rob, aktivitas wisata di Pantai Kasih Karangsong perlahan kembali menggeliat. Meski jumlah pengunjung belum seramai masa kejayaannya, pada momentum libur Tahun Baru 2026, jumlah wisatawan mulai menunjukkan peningkatan.

Pantauan Radar Indramayu akhir pekan kemarin, menunjukkan, jumlah pengunjung Pantai Kasih Karangsong tidak hanya berasal dari wilayah Indramayu. Tapi juga dari daerah sekitar seperti Subang, Cirebon, Sumedang, dan Majalengka.

Ketua Pengelola Pantai Kasih Karangsong, Rawenda mengatakan, banjir rob merupakan persoalan tahunan yang membutuhkan penanganan jangka panjang.

Baca Juga:Jadi Korban Pembobolan, Pemilik Ruko di Jatibarang Klaim Tidak Alami KerugianKasat Intelkam dan Sejumlah Kapolsek Jajaran Polres Indramayu Bergeser, Ini Selengkapnya!

“Banjir rob hampir setiap tahun terjadi. Untuk penanganan jangka panjang, diperlukan pembangunan breakwater. Namun hal tersebut tidak bisa kami lakukan sendiri dan membutuhkan dukungan pemerintah,” ujarnya.

Sebelum memasuki masa liburan Tahun Baru 2026 dan libur sekolah, pengelola mulai melakukan berbagai upaya pemulihan. Salah satunya dengan membersihkan kawasan pantai agar kembali layak dan nyaman dikunjungi wisatawan setelah diterjang banjir rob.

Hasilnya, pada momentum libur Tahun Baru 2026 dan sekolah, jumlah pengunjung Pantai Kasih Karangsong terlihat mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari biasa. Hal tersebut tampak dari banyaknya kendaraan yang terparkir serta wisatawan yang memadati area pantai.

“Alhamdulillah pengunjung meningkat. Meskipun dampak rob masih dirasakan, terutama pada warung-warung yang mengalami kerusakan. Kami tetap melakukan penataan bersama para pedagang agar keberadaan tempat wisata ini dapat mendorong pertumbuhan UMKM,” kata Rawenda.

Ia menambahkan, pengelola berencana memundurkan posisi warung yang terlalu dekat dengan garis pantai agar area depan pantai dapat ditata lebih baik. Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama.

“Pendanaan memang terbatas, tapi dengan semangat para pengurus, meski menggunakan dana pribadi, yang terpenting Pantai Kasih Karangsong bisa tertata lebih rapi sehingga pengunjung merasa nyaman dan jumlah wisatawan terus meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Yusuf, wisatawan asal Kabupaten Sumedang, mengaku tetap memilih Pantai Kasih Karangsong sebagai tujuan liburan keluarga. Menurutnya, harga tiket yang terjangkau dan area pantai yang luas menjadi daya tarik tersendiri. Pengunjung hanya dikenakan tiket masuk Rp5.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak.

0 Komentar