Aksi Heroik TNI dan Polhut Gagalkan Pembalakan Liar di Hutan Ciremai

Polhut for Radar Cirebon 
BARANG BUKTI: Setelah tim melakukan penyergapan, ditemukan kayu Sono Keling yang sudah dipotong ditemukan di kawasan hutan Gunung Ciremai, Kamis (8/1/2026) dini hari.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID–Aksi sigap dan penuh keberanian ditunjukkan prajurit TNI dari Babinsa Koramil Pancalang bersama jajaran Polhut TNGC dalam menggagalkan upaya pembalakan liar di kawasan hutan lindung.

Dalam operasi penyergapan tersebut, petugas berhasil mengamankan satu unit truk bermuatan kayu ilegal jenis Sono Keling di Blok Panjaroma, Desa Pasawahan, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Kamis (8/1) dini hari sekitar pukul 00.20 WIB.

Pengungkapan kasus ini berawal dari patroli rutin yang dilakukan tim gabungan pada Rabu (7/1) sekitar pukul 14.30 WIB di Blok Cileutik, Desa Singkup. Saat itu, petugas mencurigai keberadaan sebuah truk yang melintas di sekitar kawasan hutan.

Baca Juga:Ratusan Pejabat Eselon III Kuningan Dirotasi, Mayoritas Kabag Setda BergantiICMI Kuningan Jenguk Ara, Bocah 4 Tahun yang Berjuang Melawan Penyakit Saraf Serius

Tidak ingin gegabah, tim kemudian melakukan pemantauan intensif dari kejauhan hingga malam hari. Sekitar pukul 22.00 WIB, tim melanjutkan penyisiran ke arah kawasan hutan TNGC dengan menempuh jarak kurang lebih dua kilometer.

Upaya tersebut membuahkan hasil, ketika truk mencurigakan itu akhirnya ditemukan terparkir di kawasan hutan pada pukul 00.20 WIB. Namun saat petugas mendekat, para pelaku beserta sopir truk langsung melarikan diri memanfaatkan kondisi malam yang gelap, sehingga tidak berhasil diamankan.

Meski demikian, tim gabungan berhasil menguasai barang bukti berupa satu unit truk bernomor polisi AA 8249 IF yang mengangkut sekitar 20 batang kayu Sono Keling dengan ukuran panjang rata-rata satu meter dan diameter sekitar 40-60 cm. Kayu tersebut diduga kuat hasil pembalakan liar dari kawasan hutan TNGC.

“Dari hasil penyergapan yang kami lakukan, kami berhasil mengamankan satu unit truk bermuatan kayu Sono Keling sebanyak kurang lebih 20 batang,” ujar Babinsa Koramil Pancalang, Sertu Joko.

Operasi heroik ini melibatkan satu personel Babinsa Koramil Pancalang dan sembilan personel Polhut TNGC yang dipimpin langsung oleh DPP Kepala Resort TNGC, Hamdan. Dalam pelaksanaannya, tim dilengkapi dengan dua pucuk senjata api stayer, senjata tajam berupa golok, serta drone thermal milik Polhut TNGC untuk mendukung pemantauan di medan gelap dan sulit.

Sertu Joko menambahkan, hingga saat ini barang bukti masih berada di lokasi kejadian dan belum dapat dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Hal tersebut disebabkan keterbatasan personel, serta kondisi medan dan waktu kejadian yang berlangsung pada dini hari.

0 Komentar