“Sebagai langkah preventif kami, sekarang curah hujan sedang tinggi. Sungai Cimanuk sering meluap, jadi kita rutin lakukan monitoring tanggul kritis. Salah satunya di Desa Gedangan yang amblas,” ucap Dedi.
Dikatakan Dedi, Pemcam Sukagumiwang sudah membuat surat pengajuan permohonan revitalisasi tanggul ke Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung (BBWS Cimancis). Agar mendapat perhatian untuk segera dilakukan langkah penanganan kondisi tanggul.
“Jumlah titik yang rawan ada di Desa Bondan, Gunungsari, Sukagumiwang, Gedangan, dan Tersana. Tersana sudah dapat penanganan revitalisasi. Saat ini kita akan ajukan di Desa Gedangan, karena sudah sangat kritis dan rawan,” ujarnya.
Baca Juga:Pantai Kasih Karangsong Jadi Destinasi Wisata Pilihan Wisatawan dari Luar IndramayuManchester United Dekati 4 Mantan Pemain untuk Posisi Pelatih Interim, Ini Orangnya!
Selain melakukan pemantauan, Pemerintah Kecamatan Sukagumiwang juga tak henti-hentinya memberikan imbauan kepada masyarakat desa. Khususnya bagi warga yang tinggal berdekatan dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk, agar lebih waspada saat Sungai Cimanuk meluap. Serta melaporkan apabila ada tanggul yang amblas tergerus arus Sungai Cimanuk. (oni)
