Wawali Dorong Penguatan Ekonomi Digital bagi Wirausahawan Muda

Wawali Cirebon Siti Farida Rosmawati
SUPPORT: Wakil Walikota (Wawali) Cirebon, Siti Farida Rosmawati, hadir di Pelatihan Kewirausahaan Digital di Majelis Bani Asy Syafiiyah, Rabu (7/1/2026). FOTO: HUMAS/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Ekonomi digital merupakan sebuah keniscayaan yang akan terus berkembang di masa depan. Karena itu, dibutuhkan peran wirausahawan muda yang konsisten dan adaptif terhadap perkembangan tersebut.

Hal itu disampaikan Wakil Walikota (Wawali) Cirebon, Siti Farida Rosmawati, di sela Pelatihan Kewirausahaan Digital di Majelis Bani Asy Syafiiyah, Rabu (7/1/2026).

Wawali menegaskan, perkembangan dunia digital juga harus diimbangi dengan kemampuan public speaking. Menurutnya, kecakapan berkomunikasi sangat menentukan apakah seseorang akan sukses menjadi pelaku usaha atau justru hanya menjadi penonton di media sosial.

Baca Juga:FEB UGJ Cirebon Jadi Tujuan Belajar Mahasiswa FilipinaLelang Dini Pembangunan 2026 Tuntas, 27 Paket Bina Marga Cirebon Siap Dikerjakan

Perempuan yang akrab disapa Rida itu menilai, perkembangan teknologi kerap melaju lebih cepat dibandingkan kemampuan penggunanya dalam membangun narasi yang positif. Karena itu, kemandirian ekonomi Kota Cirebon harus dimulai dari individu-individu yang mampu memanfaatkan teknologi secara bijak.

“Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan arus utama yang menuntut masyarakat untuk adaptif agar tidak tergilas oleh perubahan zaman yang dinamis,” tegasnya.

Wakil Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Barat itu juga mengingatkan, kecanggihan gawai harus diimbangi dengan kecakapan menyampaikan pesan.

“Public speaking di dunia maya sangat penting. Bagaimana cara kita bertutur, mempresentasikan produk, serta membangun kepercayaan dengan orang yang belum pernah kita temui secara fisik merupakan kunci keberhasilan,” jelasnya.

Ia pun mengingatkan para anak muda yang tengah merintis usaha agar menjadi wirausahawan yang santun, jujur, dan inovatif.

Selain itu, Rida menyoroti isu kesenjangan digital dan tantangan ekonomi pascapandemi yang mengharuskan masyarakat berani mengambil peran sebagai pelaku utama, bukan sekadar konsumen.

Menurutnya, komunikasi yang efektif merupakan fondasi dari setiap usaha. Tanpa kemampuan komunikasi yang baik, produk yang bagus sekalipun akan sulit menembus pasar yang lebih luas di ekosistem digital. (abd)

0 Komentar