Jembatan Rinjani Mengalami Penurunan, Sempat Dikunjungi KDM

jembatan rinjani rusak
Jembatan Rinjani mengalami kerusakan karena tergerus Sungai Cikalong. Foto: Dedi Haryadi - radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Jembatan Rinjani mengalami penurunan permukaan dan kerusakan karena tergerus oleh luapan aliran Sungai Cikalong.

Kendati demikian, jembatan yang menghubungkan Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon masih belum ditangani.

Kondisi Jembatan Rinjani yang mengalami penurunan ramai diperbincangkan warga usai ada unggahan di media sosial.

Baca Juga:Presiden Venezuela Nicolas Maduro Ditangkap Delta Force, Operasi Mirip di Film ActionTransJakarta Benchmark Pengembangan BRT Trans Cirebon

Namun, menurut keterangan Camat Harjamukti, R Yuki Maulana Hidayat, penurunan jembatan sudah terjadi 2 tahun terakhir.

Upaya perbaikan juga sudah dilakukan, tetapi belum mendapatkan alokasi anggaran dari dinas terkait.

Belum lama ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi juga sempat mengunjungi jembatan tersebut dan membuat konten video pasca bencana banjir yang terjadi di Kota Cirebon.

Namun sampai dengan saat ini, belum ada pembahasan lebih lanjut terkait dengan perencanaan perbaikan.

“Jembatan di Jl Rinjani kondisi sudah rawan karena ada pagar penahan yang ambles,” kata Yuki, saat dihubungi radarcirebon.com, Senin, 12, Januari 2026.

Menurut Yuki, akibat jembatan yang mengalami penurunan dan tebing ambles, aliran Sungai Cikalong ikut terhambat dan permukaan jalan juga mengalami penurunan.

Oleh karena itu, di lokasi sudah dipasang peringatan agar pengguna jalan berhati-hati saat melintas.

Baca Juga:KDM Siap Jemput 45 Warga Jabar yang Terjebak Banjir AcehKDM – PT KAI Jalin Kerjasama, Bakal Ada Kereta Api Tani Mukti Rute Cirebon – Jakarta

“Oleh pemerintah sudah diberi peringatan bahwa untuk hati-hati melewati jalan tersebut, tidak boleh ngebut,” katanya.

Kemudian, sambung Yuki, kendaraan berat tidak boleh lewat ke lokasi karena kondisi yang tidak memungkinkan.

Ditambahkan Yuki, kondisi jembatan tersebut sudah mengalami kerusakan sekitar 2 tahun yang lalu, karena mulai mengalami penurunan permukaan.

Lokasi jembatan juga sempat dikunjungi oleh Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) belum lama ini.

“Betul, itu titik yang dikunjungi pak gubernur. Lokasinya dekat dengan kelurahan dan Tabalong,” ucapnya.

Mengenai penanganan kerusakan baik oleh Pemerintah Kota Cirebon maupun Pemprov Jabar, Yuki menyebut sempat dibahas dalam mekanisme penganggaran.

Tetapi dalam pembahasan tersebut, tidak mendapatkan alokasi anggaran perbaikan karena pagu yang tidak mencukupi.

“Saya juga belum tahu perkembangannya seperti apa. Apakah dari BBWS atau dari PU,” tuturnya.

Kendati demikian untuk penanganan ke depannya, pemerintha kecamatan masih terus berkoordinasi dengan DPUTR Kota Cirebon dan BBWS Cimanuk Cisanggarung. (rdh)

0 Komentar