Presiden Prabowo Berikan Koreksi terhadap Perkembangan IKN, Simak Penjelasannya

IKN
Kawasan Ibu Kota Nusantara atau IKN di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Foto: Kemensetneg.
0 Komentar

Catatan dan Koreksi dari Presiden Prabowo

Nah, mengenai perkembangan pembangunan IKN, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa sejak awal Presiden memberikan perhatian agar pembangunan fasilitas negara tersebut dapat dipercepat.

“Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif, yang harapannya bisa selesai di tahun 2028,” ujar Mensesneg.

Dalam rapat bersama OIKN, lanjut Mensesneg Prasetyo Hadi, Presiden Prabowo memberikan sejumlah catatan atas paparan yang disampaikan.

Baca Juga:Pertama Dalam Sejarah Bonus SEA Games 2025 Paling Besar, Prabowo: Tabung untuk Orang TuamuMasjid IKN Siap Sambut Ramadan 2026, Kemenag: Tak Hanya Pusat Ibadah, tapi Juga Simbol Harmoni

Menurut Mensesneg, catatan Presiden pada prinsipnya menekankan dua hal utama yakni perbaikan dan percepatan proses pembangunan.

“Jadi tadi masih ada beberapa hal yang Bapak Presiden memberikan koreksi terhadap pertama misalnya mengenai desain, kemudian mengenai fungsi, dan diminta terus-menerus OIKN dan Kementerian PU untuk memperbaiki,” katanya.

Lebih lanjut, Mensesneg menegaskan bahwa percepatan tersebut ditujukan agar tiga fungsi utama pemerintahan di IKN dapat segera terwujud.

“Catatannya adalah untuk perbaikan dan percepatan proses pembangunan supaya tiga fungsi bisa segera selesai,” tandasnya, dilansir dari laman resmi Kemensetneg. (*)

0 Komentar