Dengan skema tersebut, sektor pariwisata diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap PAD.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dalam satu tahun terakhir Pemkab Indramayu lebih memfokuskan kebijakan pada penguatan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggratiskan penggunaan lokasi kegiatan agar berbagai event dapat digelar di Indramayu.
Baca Juga:Yoga Hardiansyah Terpilih sebagai Ketua INASSOC Kabupaten IndramayuDilintasi Sungai Cimanuk, Sukagumiwang Jadi Salah Satu Titik Tanggul Kritis
Sejumlah kegiatan berskala besar sebelumnya telah sukses dilaksanakan, seperti konser musik dari stasiun televisi nasional dan berbagai acara lainnya.
“Mereka menggelar acara di Indramayu tanpa kita mengeluarkan biaya. Dampaknya sangat besar bagi masyarakat karena UMKM ikut bergerak. Jadi, meskipun tanpa mengeluarkan anggaran, kegiatan tetap berjalan dan ekonomi masyarakat tumbuh,” katanya.
Selain itu, Pemkab Indramayu juga rutin menyelenggarakan Car Free Night setiap Sabtu malam dan Minggu malam.
Serta Car Free Day setiap Minggu pagi di sekitar Alun-alun Indramayu. Kegiatan tersebut terbukti mampu menarik banyak pengunjung dan memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal.
“Kami berharap ke depan sektor pariwisata dapat berkontribusi lebih besar dalam meningkatkan pendapatan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkas Syadali. (oni)
