Era Baru Kepemimpinan Uniku: Rektor Anna Pimpin HKN, Fokus Mutu dan Inovasi

Dr Anna Fitri Hindriana MSi
KOLEKTIF: Rektor Uniku Dr Anna Fitri Hindriana MSi mengajak seluruh sivitas akademika untuk membangun kolaborasi lintas program studi, fakultas, lembaga, dan unit kerja, Senin (19/1/2026). Foto: ist
0 Komentar

KUNINGAN–Rektor Universitas Kuningan (Uniku) Dr Anna Fitri Hindriana MSi memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Lapangan Rektorat Kampus I Uniku, Senin (19/01/2026). Upacara ini diikuti oleh seluruh sivitas akademika dan menjadi momentum penting dalam perjalanan kepemimpinan Uniku ke depan.

Kegiatan tersebut sekaligus menandai penampilan perdana Dr Anna sebagai Rektor Uniku, setelah resmi menerima amanah untuk memimpin universitas selama lima tahun mendatang.

Dalam amanatnya, Rektor Anna menegaskan bahwa capaian Uniku di periode sebelumnya merupakan hasil kerja kolektif yang harus dijaga keberlanjutannya. Ia memberikan apresiasi atas kontribusi kepemimpinan terdahulu yang telah membawa Uniku mencatatkan berbagai prestasi strategis di bidang pendidikan tinggi.

Baca Juga:TI Kota Cirebon Gelar Seleksi PPLPD Selama Dua HariDedikasi Sosial Berbuah Penghargaan, Bupati Kuningan Raih Anugerah Social Worker Indonesia Teladan

Menurutnya, keberhasilan institusi tidak hanya ditentukan oleh pimpinan, tetapi oleh keterlibatan aktif seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya akademik yang unggul dan berintegritas.

Rektor Uniku menekankan bahwa implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi harus diperkuat secara nyata di setiap program studi. Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dinilai sebagai indikator penting kualitas perguruan tinggi, selain proses pembelajaran.

Ia mengingatkan para dosen, termasuk yang mengemban tugas tambahan struktural, agar tetap produktif di homebase masing-masing. Aktivitas akademik dosen, lanjutnya, akan berkontribusi langsung terhadap hasil Audit Mutu Internal (AMI) serta penilaian institusi secara menyeluruh.

Pada kesempatan tersebut, Rektor Anna juga menyampaikan kabar positif terkait kebijakan pemerintah di bidang penelitian. Anggaran riset nasional resmi meningkat hingga 50 persen, membuka peluang lebih luas bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas riset. Uniku dinilai siap memanfaatkan peluang ini, mengingat lebih dari 100 dosen Uniku telah mengajukan proposal penelitian ke DRTPM. “Saya harap capaian tersebut dapat berdampak pada peningkatan reputasi akademik dan kontribusi ilmiah Uniku di tingkat nasional,” ujar Rektor Ana.

Selain penguatan riset, Rektor Uniku mengajak seluruh sivitas akademika untuk membangun kolaborasi lintas program studi, fakultas, lembaga, dan unit kerja. Sinergi internal dinilai menjadi kunci untuk menciptakan inovasi pendidikan yang adaptif terhadap tantangan zaman.

Menurutnya, perguruan tinggi yang kuat adalah institusi yang mampu bergerak bersama, menggabungkan keunggulan sumber daya manusia dengan tata kelola yang berkelanjutan.

0 Komentar