Jalan Argasunya Cirebon Akan Diperbaiki Tahun Ini

Jalan Argasunya
TAHUN INI DIPERBAIKI: Kondisi Jalan RW 04 Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, yang rusak dan belum tersentuh perbaikan. FOTO: CECEP NACEPI/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Kabar baik bagi warga yang biasa melintas di Jalan Kalilunyu, RW 04, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti. Setelah bertahun-tahun rusak, ruas jalan tersebut dipastikan akan diperbaiki pada 2026.

Perbaikan jalan itu akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cirebon. Program tersebut juga merupakan usulan salah satu anggota DPRD Kota Cirebon.

“Tahun 2026 ini jalan itu diperbaiki. Itu melalui pengajuan,” ujar sumber di lingkungan DPRD.

Baca Juga:STMIK IKMI Cirebon Perkuat Digitalisasi SDM lewat Instructor Mini Conference CiscoPetugas Harus Paham Haji Tamattu, Kemenhaj Tekankan Wajib Kuasai Dam, Miqat, dan Sektor Hotel Makkah

Sementara itu, Kepala DPUTR Kota Cirebon, Rachman Hidayat, memastikan ruas jalan di Kampung Kalilunyu, Kelurahan Argasunya, masuk dalam prioritas perbaikan tahun ini. Rencananya, pengerjaan akan menggunakan betonisasi untuk melanjutkan peningkatan jalan sebelumnya yang sudah dibeton.

“Salah satu ruas jalan yang menjadi prioritas berada di Kampung Kalilunyu, Kelurahan Argasunya. Untuk ruas jalan tersebut, perbaikannya akan dilakukan tahun ini,” ujarnya.

Menurut Rachman, kondisi jalan di wilayah pelosok relatif tertinggal dibandingkan dengan pusat kota. Karena itu, DPUTR memprioritaskan betonisasi di sejumlah titik.

Ia menyebut, pada 2026 DPUTR menargetkan penanganan sekitar 40 ruas jalan di berbagai wilayah. Namun, keterbatasan anggaran membuat hanya sekitar 10 ruas jalan yang bisa diperbaiki melalui APBD Kota Cirebon.

Untuk ruas jalan lainnya, DPUTR akan mengupayakan dukungan pendanaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pemerintah pusat, terutama untuk jalan-jalan di wilayah pelosok yang kondisinya rusak parah.

Sebelumnya, kondisi Jalan Kalilunyu sangat memprihatinkan dan kerap memakan korban. Muhammad Masduki (36), warga RW 04 Kelurahan Argasunya, mengatakan banyak warga yang terjatuh akibat jalan rusak dan licin, termasuk pedagang yang mendorong gerobak.

“Jalan rusak ini sudah terjadi sejak empat periode pergantian dewan, tapi tidak pernah benar-benar diperbaiki. Paling hanya diurug saja,” kata Masduki kepada Radar Cirebon.

Baca Juga:Surat Gubernur KDM Turun, DPRD Cirebon Stop Sementara Aktivitas Galian dan Perumahan Lindungi Pekerja, DPRD Cirebon Ingatkan Pengusaha soal Penerapan UMK-UMSK 2026 

Menurutnya, penanganan dengan urugan tidak bertahan lama. Saat hujan atau banjir, material urugan mudah hanyut sehingga jalan kembali rusak dan licin.

Karena itu, ia meminta para anggota dewan tidak sekadar memberikan janji, tetapi benar-benar mendorong pemerintah untuk merealisasikan perbaikan jalan. “Kami maunya kepastian, bukan janji. Sampai sekarang belum ada realisasi,” tegasnya.

0 Komentar